Kantor KPU Bogor Digeruduk Ribuan Massa

Ribuan massa yang tergabung dalam Forum Kedaulatan Rakyat (FKR) Bogor Raya melakukan aksi demontrasi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, Jumat (3/5/2019). 

Kantor KPU Bogor Digeruduk Ribuan Massa
KPU Kota Bogor digeruduk ribuan massa dari Forum Kedaulatan Rakyat. (Rizki Mauludi)

INILAH, Bogor – Ribuan massa yang tergabung dalam Forum Kedaulatan Rakyat (FKR) Bogor Raya melakukan aksi demontrasi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, Jumat (3/5/2019). 

Mereka menyuarakan agar penyelenggara pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), juga aparat keamanan tidak melakukan tindak kecurangan dalam penghitungan suara. Mereka mengaku mengantongi hasil suara yang real di lapangan.

Wakil Ketua FKR Willyuddin Abdul Rasyid Dhani mengatakan, gerakan rakyat Bogor mendukung kedaulatan rakyat. Mereka mengklaim secara real count, pasangan capres 02 menang dan itu terjadi di seluruh Indonesia.

“Ini ekspresi pembelaan umat dan rakyat Kota Bogor kepada bangsa ini untuk mengamankan amanat rakyat. Kami berharap Bawaslu, KPU dan aparat keamanan jangan main-main dengan amanat kedaulatan rakyat. Itu yang diharapkan,” ungkapnya kepada wartawan.

Abdul melanjutkan, FKR ingin kemenangan itu harus dijaga dan tidak dikhianati. Sebab, apabila dikhianati, maka umat akan bergerak terus menerus hingga tanggal 22 Mei 2019.

Ia mengaku, telah mengantongi data sesuai real count yang ada. Menurutnya, bentuk kecurangan ini harus diperangi agar jangan membuat negara ini semakin kacau. Ini sebenarnya simbol mendorong KPU RI untuk bersikap tidak curang. 

“Kalau tidak didengar kami akan bergerak. Jangan main-main KPU pusat. Saya harap di daerah lain, melakukan hal serupa. Kami harap KPU Kota Bogor amanah. Ini Forum Kedaulatan Rakyat, setiap gerakan kami akan bentuk forum-forum baru. Jumlah ditarget 1.000 orang. Hari ini yang datang 2.500 orang,” pungkasnya.(Rizki Mauludi)
 


Editor : Bsafaat