Karena Ancaman Sesar Baribis dan Lainnya, Kabupaten Bogor Membentuk Kencana di 40 Kecamatan
Sesar Baribis dan resiko bencana lainnya, Kabupaten Bogor membentuk 40 Kecamatan Tangguh Bencana (Kencama), setelah sebelumnya Desa Tangguh Bencana (Destana).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Sesar Baribis menjadi salah satu potensi atau resiko bencana alam gempa bumi yang membentang dari timur hingga barat Pulau Jawa termasuk Bumi Tegar Beriman, hal itu diungkapkan oleh Kepala Satlak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Ade Hasrat.
Oleh karena Sesar Baribis dan resiko bencana lainnya, Kabupaten Bogor membentuk 40 Kecamatan Tangguh Bencana (Kencama), setelah sebelumnya Desa Tangguh Bencana (Destana).
"Sesar Baribis merupakan lempengan bumi yang membentang Jakarta, Bogor hingga Cirebon pernah menjadi pemicu bencana alam gempa bumi pada Tahun 1.800an yang telah menyebabkan kehancuran massal. Oleh karena berbagai potensi bencana, kita perlu membentuk Kencana di 40 kecamatan," ungkap Ade Hasrat kepada wartawan, Selasa, 2 Juli 2024.
Selain itu, jajarannya juga menerbitkan buku saku kebencanaan yang menjadi Standard Operating Procedure (SOP) masyarakat ketika terjadi bencana di lingkungannya masing-masing.
"Buku saku kebencanaan ini agar masyarakat bisa memitigasi atau mencegah dari resiko bencana dan menanggulangi apabila terjadinya bencana," tambah Ade Hasrat.
Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu menyebutkan pada Tahun 2023 lalu telah terjadi kurang lebih 2.160 bencana di Bumi Tegar Beriman, sedangkan di semester pertama Tahun 2024 sudah 756 kali terjadi bencana.
"Mitigasi atau pencegahan itu penting dilakukan, karena separuh wilayah Kabupaten Bogor masuk ke dalam rawan bencana alam. Oleh karena itu, Kencana ini sangat penting," sebut Asmawa Tosepu.
Ia pun meminta para Camat, menjadi komando kepala desa (Kades), dan instansi terkait untuk melakukan mitigasi dan menanggulangi bencana di wilayahnya.
"Seluruh elemen masyarakat diharapkan bersinergi dengan Camat sebagai kordinatir, karena Camat menjadi garda terdepan dalam upaya mitigasi dan menanggulangi bencana. Mudah-mudahan upaya kita bisa menurunkan jumlah bencana yang sebelumnya jika dihitung rata maka setiap hari ada 6 peristiwa bencana di Kabupaten Bogor," pinta Asmawa Tosepu.
Editor : Ahmad Sayuti
