Ratusan Perumahan di Kabupaten Cirebon Berdiri di Atas Patahan Sesar Baribis, DPRD : Izin Pembangunan Harus Lihat Potensi Bencana

Patahan aktiv Sesar Baribis tidak hanya mengancam lima kecamatan di Kabupaten Cirebon, namun ratusan perumahan yang beridiri di atasnya juga bakalan terkena imbasnya

Ratusan Perumahan di Kabupaten Cirebon Berdiri di Atas Patahan Sesar Baribis, DPRD : Izin Pembangunan Harus Lihat Potensi Bencana
Peta ancaman patahan aktiv sesar baribis di Kabupaten Cirebon

INILAHKORAN.ID - Patahan Sesar Baribis tak hanya mengancam lima kecamatan di Kabupaten Cirebon. Namun, ratusan perumahan yang berdiri di sana pun harus mewaspadainya.  

Tercatat, lima Kecamatan yang masuk zona patahan aktif Sesar Baribis adalah Kecamatan Dukupuntang, Sumber, Karangwareng, Karangsembung dan berakhir di Kecamatan Susukan lebak cirebon timur. Disinilah, banyak perumahan perumahan baru bermunculan.

Hal itu diperkuat dari Sumber-sumber di Dinas perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP). Tercatat, Kecamatan Sumber merupakan wilayah yang paling banyak berdiri perumahan perumahan, baik kelas cluster maupun subsidi. Sementara untuk kecamatan Dukupuntang, Karangwareng, Karangsembung dan Kecamatan Susukan lebak, pembangunan perumahan baru tidak terlalu signifikan.

Terkait masalah tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Hasan Basori meminta Pemkab Cirebon menambah regulasi terkait rekomendasi perizinan. Menurutnya, peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon harus dilibatkan. Ini karena mereka punya data base wilayah wilayah mana saja yang rawan bencana termasuk zona patahan aktif Sesar Baribis.

"Selama ini kan BPBD tidak pernah dilibatkan. Investor bisa jalan asal OSS nya masuk dan mendapat izin dari dinas terkait. Sementara mereka tidak tahu, lokasi yang mereka akan bangun itu sudah aman dari bencana atau tidak," ungkap Hasan, Selasa 23 Desember 2025.

Hasan juga mengaku kaget, ketika ternyata ada lima kecamatan di Kabupaten Cirenon terkena patahan aktif Sesar Baribis. Justru dengan mengetahui persoalan tersebut, investor juga akan berhati hati dan memilih lokasi yang aman dari rawan kebencanaan. Imbasnya, investasi mereka nantinya tidak akan sia-sia karena sudah ada rekomendasi dari BPBD.

"Rekomendasi rawan tidaknya suatu wilayah sangat penting dong. Mana ada investor mau bangun perumahan di kawasan longsor atau banjir. Tapi selama ini mereka tidak tahu karena BPBD tidak dilibatkan," jelasnya.

Hasan berjanji akan mengawal persoalan tersebut supaya BPBD ikut terlibat dalam rekomendasi kebencanaan. Dengan kondisi alam saat ini yang semakin ganas lanjutnya, tentu peran BPBD sangat vital termasuk menyangkut keamanan dan kenyamanan investor.

Seperti diberitakan sebelumnya, BPBDKabupaten Cirebon meminta masyarakat untuk tetap waspada dengan kondisi alam saat ini. Beberapa bencana seperti banjir, banjir bandang, gempa dan tanah longsor merupakan pertanda alam yang sulit untuk diprediksi.

Untuk Kabupaten Cirebon sendiri, selain bencana banjir, waspada bahaya gempa juga salah faktor yang harus di waspadai. Pasalnya, ada lima kecamatan di Kabupaten Cirebon yang lokasinya masuk ke salam patahan aktif Sesar Baribis. Patahan patahan tersebut tidak terbantahkan karena merupakan hasil kajian dan penelitian dari pihak UNPAD. 


Editor : Ahmad Sayuti