Atap SMPN 17 Kota Tasikmalaya Roboh, Disdik Sebut Kayu Lapuk dan Terdampak Gempa
Atap salah satu ruang kelas SMPN 17 Kota Tasikmalaya ambruk pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 18.35 WIB.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - atap salah satu ruang kelas SMPN 17 Kota Tasikmalaya ambruk pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 18.35 WIB.
Beruntung, material bangunan yang berjatuhan tidak sampai menimpa mobil bak yang berada di dekat lokasi kejadian.
Peristiwa ambruknya atap SMPN 17 Kota Tasikmalaya tersebut sempat terekam kamera warga. Saat kejadian, aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) telah selesai sehingga tidak ada peserta didik yang berada di dalam ruang kelas tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Rojab Riswan Taufik membenarkan peristiwa tersebut.
Dia menyebut ambruknya atap dipicu kondisi kayu penyangga yang sudah lapuk dan diperparah oleh guncangan gempa bumi yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
"Betul, terjadi roboh atap sekolah SMPN 17 Kota Tasikmalaya. Akibat kondisi kayu atap yang sudah lapuk, kemudian imbas gempa bumi beberapa hari lalu," ujar Rojab, Sabtu, (8/8/2026).
Menurut Rojab, Dinas Pendidikan sebelumnya telah melakukan langkah antisipasi dengan mengalihkan proses KBM bagi tiga rombongan belajar (rombel) sejak 3 Agustus 2026.
"Tindakan dan antisipasi telah dilaksanakan pengalihan proses KBM sejak tanggal 3 Agustus sebanyak 3 rombel di masjid sekolah, ruang lab dan perpustakaan kepada peserta didik," katanya.
Dengan pengalihan tersebut, ruang kelas yang mengalami kerusakan tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Pasca kejadian, Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan inventarisasi terhadap kerusakan bangunan untuk mengetahui kondisi serta penanganan yang diperlukan.
"Terhadap kejadian tersebut diinventarisir kerusakan oleh Disdik dan BPBD," kata Rojab.
Editor : Doni Ramdhani


