Berikut Daftar Siswa Yang Menjadi Korban Reruntuhan Atap SMP Pasundan 1 Bandung
Atap salah satu ruang kelas di SMP Pasundan 1 Kota Bandung runtuh pada Senin 3 November 2025, sekitar pukul 11.00 WIB.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - atap salah satu ruang kelas di SMP Pasundan 1 Kota Bandung runtuh pada Senin 3 November 2025, sekitar pukul 11.00 WIB.
Insiden tersebut terjadi di ruang kelas 7D SMP Pasundan 1 Kota Bandung yang berada di lantai dua bangunan sekolah di Jalan Pasundan No 32, Kelurahan Balonggede, Kecamatan Regol, Kota Bandung.
Berdasarkan olah tempat kejadian di SMP Pasundan 1 Kota Bandung, peristiwa itu terjadi saat jam istirahat pembelajaran. Dua pekerja bangunan, Edy dan Sunan, sedang melakukan pembongkaran bata di sekitar plafon cor. Saat itu, coran yang diinjak tiba-tiba runtuh, menyebabkan atap bangunan kelas di sebelahnya ikut roboh dan menimpa enam siswa yang berada di dalam ruangan.
Para korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kiwari untuk mendapatkan perawatan medis. Enam siswa yang menjadi korban masing-masing bernama Asila Arifa, Hilda, Raisma, Alisha, Kenzo, dan Satria. Selain itu, seorang pekerja bangunan bernama Sunan juga mengalami luka akibat kejadian tersebut.
Kapolsek Regol Kompol Heri Suryadi membenarkan insiden ini. Ia menjelaskan bahwa pihaknya bersama personel piket dan perwira pengawas telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara.
“Benar telah terjadi runtuhnya atap ruang kelas di SMP Pasundan 1 Bandung. Dugaan sementara, peristiwa terjadi saat proses pembongkaran bagian plafon oleh pekerja bangunan, yang menyebabkan coran ambruk dan menimpa siswa di dalam kelas,” ujar Kompol Heri Suryadi.
Ia menambahkan, seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti runtuhnya atap tersebut.
“Korban sudah dibawa ke RSUD Kiwari untuk perawatan. Kami masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap peristiwa ini,” pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani

