Kasatlantas Polres Cimahi Larang Kendaraan Bak Terbuka Angkut Penumpang

Polisi mengeluarkan larangan tegas terhadap penggunaan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Kasatlantas Polres Cimahi Larang Kendaraan Bak Terbuka Angkut Penumpang
Polisi mengeluarkan larangan tegas terhadap penggunaan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

INILAHKORAN.ID – Dalam rangka antisipasi arus balik dan mobilitas masyarakat selama libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cimahi, AKP Arviandre Maliki, mengeluarkan larangan tegas terhadap penggunaan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
 
Larangan ini disampaikan langsung oleh pria yang akrab disapa Andre ini melakukan pemantauan kondisi lalu lintas di Simpang Beatrix, yakni salah satu titik strategis di Lembang yang menjadi salah satu lokasi dengan arus lalu lintas padat selama musim libur Lebaran, Selasa 24 Maret 2026.
 
"Kendaraan yang dirancang sebagai angkutan barang tidak boleh digunakan untuk membawa penumpang karena mengandung risiko keselamatan yang sangat tinggi," tegas Andre.
 
Menurutnya, kendaraan bak terbuka tidak dilengkapi dengan sistem pengaman yang memadai untuk penumpang, seperti sabuk pengaman, struktur tubuh kendaraan yang mampu melindungi penumpang, maupun ruang penumpang yang dirancang sesuai standar keamanan. 

"Hal ini membuat penumpang berisiko mengalami cedera serius bahkan fatal jika terjadi kecelakaan," tuturnya.
 
Andre menyebut, risiko itu semakin meningkat mengingat perjalanan wisata ke Lembang umumnya melibatkan jarak yang cukup jauh dan seringkali diisi oleh banyak orang. 

"Kondisi jalan yang berkelok dan medan yang cukup menantang di kawasan Lembang juga menjadi faktor penambah risiko jika menggunakan moda transportasi yang tidak sesuai," bebernya.
 
Dalam menghadapi prediksi arus balik dan mobilitas masyarakat yang tinggi selama Lebaran, lanjut Andre, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. 

Tak cuma itu, ia juga menyarankan wisatawan memilih moda transportasi yang memang diperuntukkan untuk angkutan penumpang, seperti mobil pribadi yang memenuhi standar keamanan atau bus pariwisata yang dilengkapi fasilitas pengaman lengkap.
 
"Kami berharap seluruh masyarakat dapat bekerja sama untuk menjaga keselamatan lalu lintas dengan menggunakan kendaraan yang layak dan sesuai dengan peruntukkannya saat bepergian, terutama di musim libur yang cenderung memiliki volume lalu lintas tinggi," pungkasnya. ***


Editor : JakaPermana