Kejutan Terbesar French Open! Peringkat 361 Dunia Lois Boisson Singkirkan Unggulan Ketiga Jessica Pegula
INILAHKORAN, Paris – Kejutan terbesar terjadi di French Open 2025. Petenis peringkat 361 dunia, Lois Boisson, menyingkirkan unggulan ketiga Jessica Pegula. Lois Boisson baru pertama kali tampil di babak utama French Open sepanjang kariernya. Tapi, dia menghadirkan kejutan demi kejutan. Teranyar menyingkirkan Jessica Pegula 3-6, 6-4, 6-4 selama 2 jam 42 menit. Kemenangan Lois Boisson atas Jessica Pegula memastikan dirinya menjadi satu-satunya petenis berperingkat di atas 300 WTA yang melaju ke perempat final French Open. Di perempat final, Lois Boisson akan menghadapi petenis unggulan lainnya. Lawannya adalah Mirra Andreeva. Jessica Pegula mengawali pertandingan dengan mengesankan. Dia langsung mematahkan servis Lois Boisson di game pertama. Tapi, Lois Boisson membalasnya dengan cara yang hampir sama. Petenis Prancis itu bahkan kemudian sempat berbalik unggul 2-1. Jessica Pegula baru bisa merebut kembali kepemimpinan dengan memenangkan game ketujuh, dengan mematahkan servis lawan. Dari situ, dia menutup perjuangan petenis tuan rumah itu dengan 6-3. Jangan berpikir Lois Boisson, petenis berperingkat 361 dunia itu menyerah begitu saja. Setelah sama-sama mempertahankan servis di empat game awal set kedua, Lois Boisson merebut kepemimpinan dengan mematahkan servis Jessica Pegula untuk memimpin 3-2. Titik penentu bagi Lois Boisson untuk memaksakan pertarungan rubber set terjadi di game kesembilan. Dua kali dia berada dalam posisi break point sebelum akhirnya merebut game itu untuk unggul 5-4. Lois Boisson menyelesaikan set kedua itu dengan mudah. Dengan mengendalikan servis, dia memenangkan game ke-10 itu dengan love game. Lois Boisson juga mengawali set penentuan dengan mematahkan servis Jessica Pegula di game pertama. Namun, Jessica Pegula menunjukkan pengalaman yang matang. Dia menyamakan kedudukan 2-2 dengan mematahkan servis lawan. Sejak itu, kedua pemain sama-sama saling mempertahankan servisnya. Posisi keduanya bertahan hingga 4-4. Di game kesembilan, Lois Boisson menunjukkan keteguhannya. Dia mematahkan servis Jessica Pegula dalam pertarungan panjang hingga terjadi enam kali deuce. Jessica Pegula sempat menyelamatkan tiga kali break point sebelum akhirnya menyerah di kesempatan keempat. Memasuki game ke-10, Lois Boisson harus melakukan penyelamatan atas empat kali ancaman break point sebelum menyudahi perlawanan Jessica Pegula. (*)
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Paris – Kejutan terbesar terjadi di French Open 2025. Petenis peringkat 361 dunia, Lois Boisson, menyingkirkan unggulan ketiga Jessica Pegula.
Lois Boisson baru pertama kali tampil di babak utama French Open sepanjang kariernya. Tapi, dia menghadirkan kejutan demi kejutan. Teranyar menyingkirkan Jessica Pegula 3-6, 6-4, 6-4 selama 2 jam 42 menit.
Kemenangan Lois Boisson atas Jessica Pegula memastikan dirinya menjadi satu-satunya petenis berperingkat di atas 300 WTA yang melaju ke perempat final French Open.
Di perempat final, Lois Boisson akan menghadapi petenis unggulan lainnya. Lawannya adalah Mirra Andreeva.
Jessica Pegula mengawali pertandingan dengan mengesankan. Dia langsung mematahkan servis Lois Boisson di game pertama.
Tapi, Lois Boisson membalasnya dengan cara yang hampir sama. Petenis Prancis itu bahkan kemudian sempat berbalik unggul 2-1.
Jessica Pegula baru bisa merebut kembali kepemimpinan dengan memenangkan game ketujuh, dengan mematahkan servis lawan. Dari situ, dia menutup perjuangan petenis tuan rumah itu dengan 6-3.
Jangan berpikir Lois Boisson, petenis berperingkat 361 dunia itu menyerah begitu saja. Setelah sama-sama mempertahankan servis di empat game awal set kedua, Lois Boisson merebut kepemimpinan dengan mematahkan servis Jessica Pegula untuk memimpin 3-2.
Titik penentu bagi Lois Boisson untuk memaksakan pertarungan rubber set terjadi di game kesembilan. Dua kali dia berada dalam posisi break point sebelum akhirnya merebut game itu untuk unggul 5-4.
Lois Boisson menyelesaikan set kedua itu dengan mudah. Dengan mengendalikan servis, dia memenangkan game ke-10 itu dengan love game.
Lois Boisson juga mengawali set penentuan dengan mematahkan servis Jessica Pegula di game pertama.
Namun, Jessica Pegula menunjukkan pengalaman yang matang. Dia menyamakan kedudukan 2-2 dengan mematahkan servis lawan.
Sejak itu, kedua pemain sama-sama saling mempertahankan servisnya. Posisi keduanya bertahan hingga 4-4.
Di game kesembilan, Lois Boisson menunjukkan keteguhannya. Dia mematahkan servis Jessica Pegula dalam pertarungan panjang hingga terjadi enam kali deuce. Jessica Pegula sempat menyelamatkan tiga kali break point sebelum akhirnya menyerah di kesempatan keempat.
Memasuki game ke-10, Lois Boisson harus melakukan penyelamatan atas empat kali ancaman break point sebelum menyudahi perlawanan Jessica Pegula. (*)
Editor : Zulfirman


