Kembangkan Hunian Vertikal Skema FLPP, BP Tapera: Peluang Pengembang
BP Tapera mendorong pengembang untuk melihat peluang hunian vertikal dengan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - BP Tapera mendorong pengembang untuk melihat peluang hunian vertikal dengan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).
"Pengembang juga dapat perlu melihat peluang hunian vertikal dengan skema FLPP yang dapat menjadi salah satu solusi. Tidak perlu tinggi-tinggi, cukup 4 atau 5 lantai sudah bisa untuk FLPP,” kata Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho dikutip dari Antara, Senin (19/10/2026).
Menurutnya, kebijakan pemerintah mengenai opsional masa tenor lebih panjang hingga 40 tahun dapat membuka peluang lebih lebar bagi masyarakat untuk memiliki rumah.
Heru menyampaikan, pihaknya bersama pemerintah pusat saat ini tengah menggodok kebijakan pemilikan hunian pertama bagi masyarakat berpenghasilan menengah atau tanggung.
Lebih lanjut dia juga menjelaskan bahwa pihaknya juga terus melakukan pengembangan desain kebijakan rumah subsidi.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengungkapkan, penyediaan perumahan di kawasan perkotaan diarahkan melalui pembangunan hunian vertikal.
Dia mengatakan, permasalahan penyediaan perumahan terutama di kawasan perkotaan dihadapkan dengan keterbatasan lahan untuk pembangunan rumah.
Maruarar atau disapa Ara menyampaikan hal tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo supaya tanah-tanah, lahan-lahan itu tidak terlalu banyak terpakai untuk perumahan jadinya diarahkan ke hunian vertikal.
Dia juga berharap hunian berkonsep Transit-Oriented Development seperti hunian TOD di Manggarai, Jakarta, dapat hadir di tempat-tempat lainnya.
Ara berencana untuk melakukan pertemuan dengan pihak KAI dan BRI kemungkinan terkait dengan hunian TOD di tempat lainnya.
Dia juga menjelaskan pembangunan hunian Manggarai menjadi salah satu contoh kolaborasi pemanfaatan aset negara melalui kerja sama antara KAI dan BTN dalam menyediakan perumahan rakyat.
Editor : Doni Ramdhani
