Kericuhan di Final Liga 3 DIY, Wasit Jadi Sasaran
Final Liga 3 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) antara Sleman United melawan Mataram Utama di Stadion Tridadi diwarnai kericuhan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung,- Final Liga 3 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) antara Sleman United melawan Mataram Utama di Stadion Tridadi diwarnai kericuhan.
Hal itu diketahui dari unggahan akun @maungtempur di media sosial Instagram. Akun tersebut mengunggah sebuah video yang memperlihatkan kericuhan tersebut.
Dalam kolom caption unggahan itu disebutkan bahwa pengadil lapangan menjadi bulan-bulanan dalam kericuhan yang terjadi.
Baca Juga: Foto: Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2021
Dalam video tersebut, terlihat seseorang yang menggunakan baju kuning yang diduga wasit tengah berlali.
Saat berlari menghindari kericuhan, pria berbaju kuning itu malah mendapat tendangan dari seserang hingga dia terjatuh.
Dikutip dari caption unggahan tersebut, Ketua Asprov PSSI DIY Ahmad Syauqi Suratno mengatakan jika Asprov masih menunggu Komite Disiplin terkait sanksi atas insiden yang terjadi.
Baca Juga: Foto: IKA Unpar Beri Bantuan Anak Terdampak Pandemi Covid-19
Ahmad Syauqi Suratno dengan tegas mengatakan bahwa penegakan disiplin harus dilakukan.
"Sikap Asprov pertama penegakan disiplin harus tetap dilakukan kepada semua pihak yang terlibat,” kata Ahmad Syauqi Suratno dikutip dari kolom caption akun @maungtempur, Kamis, 23 Desember 2021.
“Penegakan dilakukan oleh Komdis, maka kami menunggu dari Komdis. Karena diduga ada pelanggaran disiplin," sambungnya.
Atas insiden ini, Asprov akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Liga 3 DIY.
"Saya minta Asprov melakukan evaluasi menyeluruh sejak kickoff Liga 3 hingga final kemarin. Tidak hanya di keamanan tapi semuanya," katanya.***
Editor : inilahkoran

