Khamenei Pemimpin Iran Sindir Trump Lewat Gambar Firaun Runtuh

Khamenei membagikan ilustrasi bergaya firaun kuno dengan wajah Trump.

Khamenei Pemimpin Iran Sindir Trump Lewat Gambar Firaun Runtuh
Khamenei Pemimpin Iran Sindir Trump Lewat Gambar Firaun Runtuh

INILAHKORAN.ID - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei kembali melontarkan sindiran keras kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Melalui unggahan di media sosial X, Khamenei membagikan ilustrasi bergaya firaun kuno yang menyiratkan peringatan tajam terhadap kekuasaan yang dianggap arogan.

Gambar tersebut memperlihatkan sebuah sarkofagus firaun yang tampak hancur, dengan wajah yang menyerupai Donald Trump. Ilustrasi itu disertai tulisan “Seperti Firaun”, yang langsung memicu perhatian publik internasional.

Dalam keterangan berbahasa Persia yang menyertai unggahan tersebut, Khamenei menyinggung sejarah para penguasa yang menurutnya bersikap sewenang-wenang dan berambisi menguasai dunia. Ia menyebut sejumlah nama seperti Firaun, Nimrod, Reza Khan, hingga Mohammad Reza, yang disebutnya runtuh justru saat berada di puncak kekuasaan.

“Yang satu ini juga akan dijatuhkan,” tulis Khamenei, merujuk langsung pada Trump tanpa menyebut nama secara eksplisit.

Unggahan tersebut muncul di tengah memanasnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Sebelumnya, Trump melontarkan ancaman terhadap pimpinan Iran, yang disebut-sebut berkaitan dengan meningkatnya tekanan politik dan sosial di dalam negeri Iran.

Iran sendiri tengah dilanda gelombang demonstrasi sejak 28 Desember, yang dipicu oleh anjloknya nilai tukar mata uang rial serta memburuknya kondisi ekonomi. Aksi protes bermula di Teheran dan dengan cepat menyebar ke berbagai kota di seluruh negeri.

Hingga kini, belum ada data resmi pemerintah Iran terkait jumlah korban. Namun, kelompok pemantau HAM berbasis di Amerika Serikat, Human Rights Activists News Agency (HRANA), memperkirakan sedikitnya 544 orang tewas, termasuk demonstran dan aparat keamanan, serta lebih dari 1.000 orang mengalami luka-luka.

HRANA juga mencatat sedikitnya 10.681 demonstran telah ditahan di 585 titik penahanan yang tersebar di 186 kota dan 31 provinsi di Iran. Sementara itu, laporan media menyebut sedikitnya 109 anggota aparat keamanan Iran turut menjadi korban jiwa dalam kerusuhan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.


Editor : Firda Rachmawati