Kolaborasi Pemkot Bandung dan BUMN Menjadi Harapan Baru Pulihkan Ekonomi
Kolaborasi Pemkot Bandung dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi asa baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). UMKM Recovery Center (URC) diharapkan dapat kembali menggeliatkan perekonomian.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Kolaborasi Pemkot Bandung dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi asa baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). UMKM Recovery Center (URC) diharapkan dapat kembali menggeliatkan perekonomian.
"Salah satu upaya yang dilakukan Pemkot Bandung terhadap stimulus ekonomi, dengan URC ini. Makanya judulnya recovery. Mudah-mudahan dari yang sederhana ini dapat memulihkan ekonomi Kota Bandung," kata Asisten Daerah (Asda) Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung Erick M Ataurik, Kamis (12/11/2020).
Menurutnya, UMKM Recovery memiliki empat kegiatan yaitu business matching, coaching clinic, intermediasi pembiayaan, dan galeri pemasaran produk UMKM. Pelaku UMKM Kota Bandung dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara gratis melalui Dinas UMKM Kota Bandung.
"Kita tidak bisa membantu pembiayaan secara finansial. Tetapi bisa kita fasilitasi dengan kredit pembiayaan melalui bank. Kita sudah bekerjasama dengan Bank Mandiri. Lalu ada dari PT Pegadaian yang sudah membantu sebanyak kurang lebih 400 UMKM untuk pelatihan digital," ucapnya.
Erick menambahkan, program UMKM Recovery saat ini, besar kemungkinan akan terus berlanjut meski pandemi Covid-19 di Indonesia khususnya Kota Bandung telah berakhir. Malah dia berharap, program dari Kota Bandung tersebut dapat terus berkembang di tingkat kota bahkan nasional.
"Program ini seperti akan terus berkelanjutan, karena kebetulan, ini juga kolaborasi dan kontribusi anggota pengurus koperasi pegawai. Gedungnya milik koperasi, dan para anggota ikut support dalam rangka stimulus ekonomi. Mudah-mudahan, miniatur ini terus dikembangkan di tingkat kota dan nasional," ujarnya.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah Kanwil X Bandung PT Pegadaian Udin Salahudin melalui Deputi Bisnis Area Bandung 1 Dadan Kadarsah mengatakan, keterlibatan PT Pegadaian merupakan bentuk kepedulian BUMN terhadap UMKM yang saat ini tengah terpuruk lantaran pandemi Covid-19.
Saat ini, PT Pegadaian lebih kepada memberikan edukasi tentang pemahaman digitalisasi. Salah satunya adalah terkait pemasaran. Karena tak jarang, pelaku UMKM di Kota Bandung mengaku masih kebingungan bagaimana memberikan pelayanan, packaging, dan perluasan market share secara digital.
"Untuk sementara ini kita telah memberikan pendampingan pelatihan kepada aebanyak 400 UMKM. Poinnya adalah kebutuhan UMKM. Sebagai contoh apakah soal komunikasi yang harus diberikan pemahaman lebih bagus lagi, atau pemasarannya. Ini yang harus kita kembangkan ke depannya," kata Dadan. (Yogo Triastopo)
Editor : Doni Ramdhani


