Kolaborasi Perluas Akses Produk dan Layanan, Pegadaian Gandeng JNE
Bak simbiosis mutualisme, Pegadaian menggandeng JNE. Hubungan timbal balik menguntungkan itu diyakini memperluas akses layanan dan produk.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Bak simbiosis mutualisme, Pegadaian menggandeng JNE. Hubungan timbal balik saling menguntungkan itu diyakini memperluas akses terhadap produk dan layanan.
Direktur Jaringan, Operasi & Penjualan PT Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan, kolaborasi bisnis itu untuk memperluas jangkauan pelayanan agar masyarakat semakin mudah mengakses produk Pegadaian. Selama ini, pihaknya terus menjalin kolaborasi dengan berbagai institusi.
Menurutnya, hingga saat ini tercatat lebih dari 900 perusahaan yang bersinergi dengan Pegadaian. Di antaranya BUMN, BUMD, swasta, asosiasi, perguruan tinggi, maupun instansi lainnya. Hal ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pelayanan sehingga mempermudah masyarakat dalam mengakses produk dan layanan Pegadaian.
Baca Juga: Gandeng Pegadaian, Pemkot Bandung Beri Bantuan Sembako untuk PKL
Kali ini, Pegadaian menggandeng PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) dalam memperluas jaringan keagenan pemasaran dan penjualan produk maupun layanan. Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan Direktur Utama Pegadaian Kuwiyoto dan President Director JNE M Feriadi Soeprapto.
Di saat yang sama, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama yang dilakukan Direktur Jaringan, Operasi & Penjualan PT Pegadaian Damar Latri Setiawan dan President Director JNE M Feriadi Soeprapto di Gedung Pegadaian Salemba, Selasa 26 Oktober 2021.
Damar Latri Setiawan menuturkan, kerja sama yang dijalin kedua perusahaan meliputi penyediaan layanan produk pembiyaan Amanah Fleet untuk karyawan, monitoring dan evaluasi terhadap anggota JNE yang bergabung menjadi anggota agen Pegadaian.
Baca Juga: Selama Pandemi Corona, Harga Emas Pegadaian Menguat 21 Persen
“Kerja sama keagenan ini akan memberikan keuntungan di antaranya yaitu anggota akan mendapatkan sharing fee dan meningkatkan aktivitas pemasaran serta penjualan produk dan layanan kedua perusahaan,” kata Damar Latri Setiawan.
Dia optimistis kerja sama akan memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Bagi Pegadaian, tentunya akan memudahkan perusahaan dalam memperluas distribusi kanal keagenan. Sebaliknya, untuk mitra JNE yang membutuhkan modal ataupun pinjaman baik untuk usaha atau kebutuhan sehari-hari bisa menggunakan produk ataupun layanan yang disediakan Pegadaian.
“Kerja sama ini bisa memberikan dampak yang luar biasa, JNE dengan kepemilikan mitra mencapai 8.000 dan Pegadaian memiliki jaringan yang luas sehingga sinergi akan menjadi besar. Khususnya dalam memasarkan produk dan layanan bagi kedua perusahaan,” ujar Damar Latri Setiawan.
Baca Juga: Kolaborasi JNE Bandung dan ACT Hadirkan 2 Unit Ambulans untuk Kemanusiaan
Sementara itu, President Director JNE M Feriadi Soeprapto relatif antusias dengan kolaborasi yang telah dilakukan. Secara umum, melalui kerja sama ini diharapkan ke depannya bisa menjadi solusi bagi masyarakat dan memberikan kontribusi bagi negara dalam membantu pemulihan ekonomi nasional.
“Untuk meningkatkan potensi bisnis di era disrupsi, salah satu cara yang paling tepat adalah melalui kolaborasi. Dengan mempertimbangkan kekuatan nama besar dan jaringan yang dimiliki Pegadaian, kolaborasi ini diharapkan memberikan keuntungan dari sisi bisnis kedua pihak serta berdampak sosial bagi masyarakat,” ucap M Feriadi Soeprapto.
Baca Juga: Bos JNE Dinobatkan sebagai Best CEO Award 2021
Sebelumnya, guna mewujudkan ekosistem dan transformasi usaha kecil menengah (UKM) JNE berkolaborasi dengan Smesco Indonesia dan YukBisnis menghadirkan logistik murah. Kerja sama strategis ini merupakan layanan logistik Smesco untuk para pelaku UKM dengan tarif terjangkau.
M Feriadi Soeprapto menyebutkan, JNE berperan sebagai perusahaan logistik dalam mengirmkan barang. Sedangkan, YukBisnis menjadi operator Smesco Fullflllment Center yang berlokasi di Gedung SME Tower, Smesco Indonesia, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Gandeng Dishub Kota Sukabumi, JNE Sukabumi Sediakan 1.000 Vaksin Covid-19
Fasilitas Smesco Fulfillment Center memiliki luas 1.250 m2. Pada ruangan ini telah tersedia 400 unit lemari dan 2000 level rak yang mampu menyimpan 136.800 item barang milik UKM serta didukung system warehouse manajemen, ruangan berpendingin, operator bersertifikasi, dan call centre yang terintegrasi.***(dnr)
Editor : inilahkoran


