Kronologi Kebakaran di Turangga yang Tewaskan Satu Orang

Kebakaran hebat melanda kawasan Asrama Militer Angkub Bengrad di Jalan Turangga, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Minggu 23 November 2025. Peristiwa ini mengakibatkan enam unit rumah hangus total dan menewaskan satu orang.

Kronologi Kebakaran di Turangga yang Tewaskan Satu Orang
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.52 WIB. Tiga menit kemudian, satuan pemadam kebakaran tiba di lokasi setelah berangkat dari Mako Pusat. (ilustrasi)

INILAHKORAN, Bandung - kebakaran hebat melanda kawasan Asrama Militer Angkub Bengrad di Jalan Turangga, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Minggu 23 November 2025. Peristiwa ini mengakibatkan enam unit rumah hangus total dan menewaskan satu orang.

kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.52 WIB. Tiga menit kemudian, satuan pemadam kebakaran tiba di lokasi setelah berangkat dari Mako Pusat. 

"Total 10 unit armada dan 35 personel diterjunkan untuk memadamkan api," ujar Kepala Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung Soni Bakhtiyar, saat dihubungi.

Saksi bernama Wahyu menyebut, api pertama kali muncul dari rumah milik seorang warga bernama Fendi. Kobaran api dengan cepat menyambar bangunan lain yang saling berdekatan. 

“Api sudah membesar, warga langsung hubungi 113,” ujarnya.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu aktivitas anak dari pemilik rumah yang bermain api di dekat kompor. 
Korban tersebut bernama Zakaria Eka Chandra (23)  penyandang kebutuhan khusus. Nahas, Zakaria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RS Sartika Asih.

Upaya pemadaman berlangsung selama satu jam 21 menit. Petugas melakukan penyekatan dari depan dan belakang untuk mencegah api menjalar lebih luas. Sekitar 28 meter kubik air digunakan selama operasi ini.

Selain menewaskan satu korban, kebakaran juga membuat tujuh kepala keluarga dengan total 23 jiwa kehilangan tempat tinggal. Nilai kerugian materi hingga kini masih dalam pendataan.

“Kami terus imbau masyarakat menghubungi layanan darurat 113 jika terjadi kebakaran. Kesigapan laporan sangat berpengaruh pada keselamatan jiwa,” kata Soni.

Hingga saat ini, petugas kepolisian bersama Inafis masih menyelidiki penyebab pasti terjadinya kebakaran.


Editor : Doni Ramdhani