Kronologi Lengkap Kebakaran Hebat di Cianjur: Truk Tangki BBM Terguling, Api Menyambar Enam Ruko dan Tiga Rumah

Kronologi Lengkap Kebakaran Hebat di Cianjur: Truk Tangki BBM Terguling, Api Menyambar Enam Ruko dan Tiga Rumah

Kronologi Lengkap Kebakaran Hebat di Cianjur: Truk Tangki BBM Terguling, Api Menyambar Enam Ruko dan Tiga Rumah

INILAHKORAN - kebakaran besar melanda kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Cianjur, pada Sabtu (1/11) malam setelah truk tangki pengangkut BBM terguling dan terbakar.

Peristiwa ini menghanguskan sedikitnya enam ruko, tiga rumah warga, tujuh kendaraan, serta satu pos polisi di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Cianjur AKP Hardian Andrianto menjelaskan, kebakaran berawal ketika truk tangki bermuatan sekitar 2.400 liter BBM melaju dari Bandung menuju Sukabumi. Dalam perjalanan, truk tersebut hilang kendali dan menabrak truk air mineral yang tengah terparkir di pinggir jalan.

“Setelah menabrak, truk tangki terguling dan seluruh muatan BBM tumpah ke jalan. Tidak lama kemudian muncul percikan api yang langsung menyambar tumpahan bahan bakar,” ujar Hardian.

Kobaran api cepat menjalar ke sejumlah titik di sepanjang jalan, membakar ruko, pos polisi, dan beberapa kendaraan di depannya. Ledakan keras terdengar beberapa kali, membuat warga panik dan berhamburan menjauh.

Saksi mata juga melihat api menjalar di saluran air di sekitar lokasi. Bahkan seorang pengendara sepeda motor terbakar akibat tersambar api dan segera dilarikan ke RSUD Sayang Cianjur untuk mendapat pertolongan medis.

Hingga Minggu pagi, tim gabungan dari Polres Cianjur, Inavis, dan Damkar masih berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan serta pendinginan. Polisi memasang garis pengaman dari Bundaran Pasirhayam hingga lokasi truk terbalik, sementara sejumlah kendaraan yang terbakar dievakuasi menggunakan mobil derek besar.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan asal percikan api yang memicu kebakaran besar ini. Dugaan sementara api berasal dari area tumpahan BBM di sekitar Bundaran Perintis Kemerdekaan–Pasirhayam,” tambah Hardian.


Editor : Firda Rachmawati