Kronologi Banjir Bandang Nepal: Detik-Detik Bencana Meluas Hanya dalam 10 Jam
Simak kronologi banjir bandang Nepal berdasarkan laporan resmi. Dari rekaman gempa hingga luapan air bah melanda sungai selama 10 jam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Laporan teknis dari Divisi Prakiraan Banjir Pusat Hidrologi dan Meteorologi Nepal mengulas urutan kejadian bencana banjir bandang yang menerjang sungai Bhotekoshi, Trishuli, hingga Narayani.
Air bah berkecepatan tinggi meluluhlantakkan wilayah pemukiman dan infrastruktur hanya dalam kurun waktu sekitar 10 jam.
Berikut adalah rincian kronologi banjir bandang Nepal dari awal kemunculan hingga penyebarannya:
08.37 WIB: Aktivitas seismik berkekuatan M 4,4 terekam di wilayah tersebut, yang dipicu oleh keruntuhan gletser (glacial collapse).
08.50 WIB: Stasiun pemantau ketinggian air di Syabrubesi terputus dan berhenti mengirimkan data. Catatan terakhir menunjukkan level air berada di angka 1,62 meter sebelum sistem meleset.
09.05 WIB: Pihak berwenang menerima informasi resmi bahwa gelombang besar banjir dari wilayah Tibet telah memasuki Sungai Bhotekoshi.
09.15 – 09.16 WIB: Pemerintah bertindak cepat dengan menyebarkan lebih dari 600.000 pesan peringatan dini (SMS alert) kepada warga di sepanjang bantaran sungai Rasuwa, Nuwakot, Dhading, dan Chitwan.
09.20 WIB: Stasiun pemantau Betrawati ikut terputus dari jaringan setelah mencatat ketinggian air sebesar 3,55 meter.
11.26 – 11.43 WIB: Ketinggian air di stasiun Phurke melampaui ambang batas bahaya. Hanya dalam selang waktu 17 menit, banjir bandang menerjang dan merubuhkan jembatan Sungai Phurke serta bangunan di sekitarnya.
13.00 WIB: Banjir melintasi kawasan Muglin. Petugas mengimbau seluruh warga hingga wilayah Devghat untuk segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat tinggi.
14.14 WIB: Pemantau Kalikhola mencatat lonjakan air bah ekstrem hingga mencapai puncaknya di angka 12,3 meter.
16.00 WIB: Debit air di wilayah Devghat menyentuh titik puncak tertinggi pada level 6,57 meter sebelum perlahan-lahan surut.
18.30 WIB: Ketinggian air di Devghat turun kembali ke angka 4 meter, menandai berakhirnya gelombang utama air bah.
Berdasarkan estimasi teknis, gelombang banjir bandang ini membawa muatan air dan material hingga 20 juta meter kubik.
Kerusakan fasilitas pemantauan di sepanjang alur sungai menjadi bukti dahsyatnya laju air bah yang menghancurkan area pemukiman di Nepal.
Editor : Firda Rachmawati

