Satelit Rekam Kerusakan Parah Akibat Banjir Bandang di Nepal-China
Citra satelit terbaru memperlihatkan kerusakan luas di perbatasan Nepal-China akibat banjir dahsyat. Simak dampak kerugian dan kondisi terkini evakuasi korban
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Hasil rekaman citra satelit terbaru memotret dampak kerusakan luas yang menerjang wilayah perbatasan Nepal dan China pascabencana banjir bandang.
Unggahan akun @dailyoverview berdasarkan sumber gambar dari @vantor_tech dan @esa_earth memperlihatkan kawasan permukiman dan jalur sungai yang berubah total menjadi lautan lumpur, batu, serta puing bangunan.
Para ahli memperkirakan banjir bah ini dipicu oleh gempa es (icequake) di ketinggian pegunungan dekat perbatasan. Peristiwa alam tersebut meluruhkan dinding es, batuan, dan debit air dalam jumlah masif yang meluncur deras menyusuri lembah Sungai Trishuli menuju arah Nepal.
Sapuannya yang meluas ke arah selatan perbatasan menghancurkan berbagai fasilitas vital.
Di Pelabuhan Gyirong dan pos perbatasan Rasuwagadhi yang berdampingan, sejumlah bangunan hingga kendaraan dilaporkan hancur total tanpa menyisakan struktur yang utuh.
Seiring bertambahnya jumlah korban jiwa dan ratusan orang yang masih dinyatakan hilang, tim SAR gabungan terus mengintensifkan upaya pencarian dan penyelamatan di sepanjang lintasan DAS terdampak.
Bencana tanah longsor melanda Pelabuhan Gyirong di wilayah Gyirong, Xizang, pada Rabu (26/8) pagi.
Hingga Kamis pukul 08.00, tiga orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 558 orang lainnya masih hilang, dan dua warga desa berhasil diselamatkan, menurut keterangan otoritas setempat.
Editor : Firda Rachmawati

