Kwarcab Kota Bogor Kukuhkan Dua Anggota Pramuka ABK Jadi Pramuka Garuda
Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor untuk pertama kalinya mengukuhkan dua peserta dari Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) menjadi Pramuka Garuda.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor untuk pertama kalinya mengukuhkan dua peserta dari Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) menjadi Pramuka Garuda tingkat Kota Bogor pada Minggu (5/7/2026). Kedua peserta tersebut adalah Anindita Khairunniswa (10) dan Noela Eka Natania Chrissy (10).
Ketua Kwarcab Kota Bogor Denny Mulyadi memaparkan, untuk pertama kalinya mengukuhkan dua peserta dari ABK, pertama Anindita merupakan siswi kelas 5 SD Negeri Muarasari 2 yang tinggal di Kampung Lebak Sari, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan. Sementara Noela Eka Natania Chrissy, atau yang akrab disapa Noel, merupakan siswi kelas 5 SD Negeri Batutulis 2 yang berdomisili di Perumahan Villa Tajur, Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur.
"Keberhasilan dua Pramuka Siaga ini membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih tingkatan tertinggi dalam kecakapan Gerakan Pramuka. Sejak usia dini, keduanya telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam mengikuti setiap tahapan pembinaan," ungkap Denny kepada wartawan.
Sementara itu, Anindita Khairunniswa menceritakan awal mula ketertarikannya pada dunia kepanduan sejak menginjak bangku kelas 1 SD karena suasananya yang dinilai seru. Keterbatasan yang dimilikinya tidak menjadi sebuah hambatan selama proses seleksi.
"Enggak, tetap semangat! Kemarin waktu ikut seleksi Pramuka Garuda juga tidak ada kendala sama sekali. Dari mulai awal seleksi sampai akhir, jalannya lancar," terang Anindita.
Meski saat ini baru menguasai hafalan dasar seperti Dwi Satya dan Dwi Darma, Anindita menyimpan ambisi besar ketika nanti naik ke tingkatan Pramuka Penggalang di masa SMP. Ia mengaku sangat ingin mempelajari berbagai keterampilan teknis kepanduan yang lebih menantang.
"Pokoknya di Pramuka pengen sekali bisa macam-macam, mulai dari bikin tandu sampai keterampilan lainnya," tambahnya.
Senada dengan Anindita, Noela Eka Natania Chrissy menceritakan kisah perjuangannya dalam meraih predikat Pramuka Garuda. Bagi Nayla, keputusannya aktif di Pramuka lahir dari keinginan diri sendiri karena kegiatannya yang sangat menyenangkan. Kini dirinya telah menguasai berbagai keterampilan dasar, termasuk komunikasi menggunakan morse dan semaphore.
"Kberhasilan saya berdiri di panggung pengukuhan Pramuka Garuda tidak lepas dari besarnya dukungan lingkungan sekitar. Motivasi yang tiada henti dari orang tua, pihak sekolah, guru-guru, hingga para kakak pembina di gugus depan menjadi energi utama baginya untuk menuntaskan ujian Syarat Kecakapan Umum (SKU) hingga selesai," tuturnya.
Dirinya menceritakan pengalaman mengikuti tes fisik dan mental dari pagi hari tanpa mengeluh.
"Selama ikut Siaga Pramuka, semua kasih semangat. Waktu seleksi Garuda di SDN Mangga Mekar kemarin, saya membuat kerajinan tatakan gelas. Terus untuk penampilan seni budayanya, saya menampilkan pertunjukan wayang binatang dari bahan kardus," tutur wanita yang akrab disapa Noel.
Keberhasilan Anindita dan Noela dalam menembus jajaran Pramuka Garuda tingkat Kota Bogor tahun 2026 ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh anak berkebutuhan khusus lainnya di Kota Bogor. ***
Editor : JakaPermana

