Bangun Karakter Sejak PAUD, Kwarcab Pramuka Kabupaten Bandung Latih Kepala TK
Kepala Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kabupaten Bandung mendapatkan pelatihan Orientasi Pramuka, Kamis (15/1/2026).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung menggelar Kursus Orientasi Pramuka bagi Kepala Taman Kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Bandung, Kamis (15/1/2026). .
Kegiatan yang digelar di Gedung Dewi Sartika tersebut menjadi langkah strategis untuk menanamkan pendidikan karakter sejak usia dini melalui Pramuka Prasiaga, dengan kepala TK sebagai ujung tombak implementasi di satuan pendidikan PAUD.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati menegaskan, pembangunan generasi muda emas harus dimulai dari fase paling awal kehidupan anak, yakni sejak PAUD.
“Generasi muda emas tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses panjang sejak usia dini. Pramuka Prasiaga menjadi sarana membentuk anak agar berakhlak mulia, cinta tanah air, percaya diri, adaptif, dan siap tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang unggul,” ujar Emma.
Menurutnya, penguatan karakter sejak dini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Kabupaten Bandung dan Indonesia. Jika nilai-nilai tersebut tertanam kuat, anak-anak akan tumbuh dengan fondasi moral dan kebangsaan yang kokoh.
Sejalan dengan visi Kabupaten Bandung Bedas, Pramuka Prasiaga Kwarcab Kabupaten Bandung menghadirkan pendidikan nonformal dengan pendekatan aktif, kreatif, dan menyenangkan.
Metode pembelajaran dirancang sesuai dengan tahap perkembangan anak, sehingga nilai-nilai karakter dapat ditanamkan secara alami tanpa paksaan.
“Pramuka Prasiaga efektif karena mengedepankan pembiasaan yang menyenangkan, belajar sambil bermain, dan penuh keceriaan. Nilai ketakwaan, akhlak mulia, toleransi, disiplin, hingga tanggung jawab ditanamkan melalui aktivitas yang dekat dengan dunia anak,” jelasnya.
Melalui kursus orientasi ini, para kepala TK dibekali pemahaman dan keterampilan untuk mengintegrasikan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka dalam kegiatan belajar sehari-hari.
Anak-anak diharapkan tidak hanya mengenal, tetapi juga mampu mengamalkan nilai cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa, kasih sayang terhadap sesama, kemandirian, keberanian, serta rasa tanggung jawab sejak dini.
Emma berharap, penguatan peran kepala TK dalam Gerakan Pramuka Prasiaga dapat menjadi penggerak utama terbentuknya generasi Kabupaten Bandung yang berkarakter, berdaya saing, dan berkepribadian Indonesia. ***
Editor : Gin gin T Ginulur


