Labkesmas Cimahi Buka untuk Warga Luar Daerah, Jadi Pusat Pengujian Kesehatan Mandiri

Labkesmas Cimahi sebagai pusat pengujian kesehatan yang mandiri yang bakal menangani pemeriksaan klinis dan kesehatan lingkungan.

Labkesmas Cimahi Buka untuk Warga Luar Daerah, Jadi Pusat Pengujian Kesehatan Mandiri
Dengan rancangan layanan terpadu yang menyatukan pengujian klinis dasar dan analisis kesehatan lingkungan dalam satu sistem, Labkesmas Cimahi dianggap sangat strategis mengingat Cimahi merupakan salah satu wilayah berpenduduk padat di Jawa Barat. (agus satia negara)

INILAHKORAN.ID - Labkesmas Cimahi sebagai pusat pengujian kesehatan yang mandiri yang bakal menangani pemeriksaan klinis dan kesehatan lingkungan.

Dengan rancangan layanan terpadu yang menyatukan pengujian klinis dasar dan analisis kesehatan lingkungan dalam satu sistem, Labkesmas Cimahi dianggap sangat strategis mengingat Cimahi merupakan salah satu wilayah berpenduduk padat di Jawa Barat.

Dengan lebih dari 560 ribu jiwa yang tinggal di wilayah seluas sekitar 40 kilometer persegi, kebutuhan Labkesmas Cimahi untuk deteksi dini penyakit dan pengawasan kualitas lingkungan semakin mendesak.

Berlokasi di Jalan Sukimun, Baros, Labkesmas Cimahi siap melayani berbagai jenis pemeriksaan. Mulai dari laboratorium klinis dasar, surveilans penyakit menular dan tidak menular, hingga pengujian kualitas air bersih, air minum, sanitasi, serta aspek lingkungan lainnya yang berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat.

Tak cuma itu, fasilitas ini juga dilengkapi standar biosafety yang ditingkatkan untuk memastikan proses pengujian aman, akurat, dan sesuai regulasi.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, integrasi layanan diharapkan mempercepat respons penanganan kesehatan di tingkat masyarakat.

"Jadi proses pengambilan sampel hingga keluarnya hasil uji dapat diselesaikan lebih cepat, sehingga tenaga kesehatan dapat menetapkan diagnosis dengan lebih presisi dan mengambil langkah penanganan sejak dini," kata Ngatiyana, Kamis 19 Februari 2026.

Ngatiyana menilai, ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kesehatan berbasis data dan pemeriksaan laboratorium akurat.

"Dengan begitu, masyarakat tidak perlu lagi mencari layanan pengujian tertentu ke luar daerah," ujarnya.

Ngatiyana menyebut, sektor kesehatan menjadi prioritas utama pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan produktivitas dan kualitas hidup masyarakat.

"Kesehatan adalah layanan dasar. Investasi di laboratorium berarti investasi pada pencegahan, deteksi dini, dan keselamatan warga," tegasnya.

Saat ini, lanjut Ngatiyana, Pemkot Cimahi tengah mempersiapkan pengadaan dan distribusi peralatan tambahan yang bersumber dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan pengiriman dijadwalkan mulai April 2026.

"Target operasional penuh seluruh layanan ditetapkan paling lambat 2027, setelah kebutuhan alat dan sumber daya manusia, khususnya tenaga analis kesehatan kompeten terpenuhi," ujarnya.

Tak hanya melayani warga Cimahi, terang Ngatiyana, Labkesmas juga bakal menerima masyarakat dari luar daerah. Menurutnya, Pemkot Cimahi membuka peluang kerja sama dengan fasilitas kesehatan swasta, klinik, serta laboratorium jejaring di wilayah Bandung Raya.

"Dengan cakupan layanan tersebut, Labkesmas Kota Cimahi diharapkan tak hanya memperkuat ketahanan kesehatan lokal, tetapi juga menjadi salah satu rujukan layanan laboratorium tingkat regional," jelasnya. 


Editor : Doni Ramdhani