Laga Fiorentina Bukan Penentu Juara Juventus, Lalu?
Juventus merebut scudetto setelah menang 2-1 atas Fiorentina, Sabtu (20/4). Tapi, laga lawan Fiorentina itu, menurut Pelatih Massimiliano Allegri, bukanlah partai yang paling menentukan. Lalu, partai apa yang paling menentukan?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Turin - Juventus merebut scudetto setelah menang 2-1 atas Fiorentina, Sabtu (20/4). Tapi, laga lawan Fiorentina itu, menurut Pelatih Massimiliano Allegri, bukanlah partai yang paling menentukan. Lalu, partai apa yang paling menentukan?
Allegri menyebut laga mereka lawan tuan rumah Bologna di Stadion Renato Dal'Ara, 24 Februari lalu. Juventus kala itu menang dengan susah payah 1-0 melalui gol tunggal Paulo Dybala.
"Saya kira, kami memenangkan scudetto di Bologna, pada (laga) di antara pertandingan Liga Champions lawan Atletico Madrid dan duel lawan Napoli. Itu pertandingan yang menentukan. Kami menghadapi banyak masalah yang harus diatasi," ujar Allegri.
Dia berkisah, saat itu pasukannya menghadapi persoalan cedera pemain. Banyak pemain yang cedera baru, sementara yang cedera lama belum juga pulih. "Saya hanya punya 14 pemain saat itu menjalani latihan. Meskipun dengan masalah seperti itu, kami bisa menang dengan keuntungan yang besar," ujarnya.
Laga lawan Fiorentina, sebutnya, tidaklah seberat pertandingan menghadap Bologna. Terlebih lagi, Juventus tak punya banyak jadwal lagi karena sudah tersingkir dari Liga Champions. Selain itu, menghadapi Fiorentina pun Juventus tak memiliki beban berat karena scudetto sejatinya tinggal persoalan waktu.
Juventus sempat tertinggal saat pertandingan baru jalan enam menit ketika gawang mereka dijebol Nikola Milenkovic. Tapi, Alex Sandro menyamakan kedudukan di menit ke-37 sebelum gol bunuh diri German Pezzele memastikan kemenangan Si Nyonya Tua.
"Saya sangat bahagia karena kami merebut target penting dan memenangkan setengah trofi di mana kami bersaing musim ini," ujar Allegri kepada DAZN.
Menurutnya, Juventus tampil kompak dan terorganisir di babak pertama. Tapi, mereka baru bisa memetik haslnya di babak kedua.
Kini, Allegri bisa melupakan kegagalan menyakitkan di perempat final Liga Champions. Seperti diketahui, Juventus tersingkir secara menyakitkan di tangan Ajax. Meski main imbang 1-1 di Amsterdam, mereka rontok karena kalah 1-2 ketika menjamu klub Belanda yang tak diunggulkan itu.
"Ini adalah scudetto dan kami harus merayakannya. Tak mudah memenangkannya. Kami memastikan gelar dengan masih menyisakan lima pertandingan lagi. Itu membuktikan betapa kami tampil meyakinkan musim ini," kata Allegri pula.
Editor : Zulfirman

