Libur Sekolah Kunjungan ke Stone Garden Meningkat, Didominasi Rombongan Kampus

Libur sekolah kunjungan wisata Stone Garden mengalami peningkatan dan didominasi rombongan kampus serta dari luar daerah

Libur Sekolah Kunjungan ke Stone Garden Meningkat, Didominasi Rombongan Kampus
Pengelola Stone Garden sekaligus Ketua Forum Pokdarwis KBB, Suryadi sebut Stone Garden Cipatat diserbu rombongan kampus dan wisatawan Sukabumi. Foto Agus Satia Negara

INILAHKORAN.ID - Kawasan wisata Stone Garden di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat peningkatan kunjungan selama momen libur panjang sekolah.

Para pengunjung didominasi rombongan studi geologi dari perguruan tinggi serta wisatawan umum yang datang lewat jalur kereta api Sukabumi–Cipatat. 

Pengelola mencatat rombongan akademik berasal dari Universitas Padjadjaran sebanyak 60 orang, Universitas Pertamina 200 orang, hingga Universitas Lampung 150 orang, yang tertarik mempelajari formasi batuan unik kawasan ini. 

Sementara wisatawan umum sebagian besar berasal dari Sukabumi dan Cianjur, dengan rata-rata lima hingga delapan angkot pengantar yang beroperasi setiap harinya.

Pengelola Stone Garden, Suryadi menjelaskan, kerja sama dengan sopir angkot menjadi salah satu solusi arus kunjungan tetap terjaga, di mana para pengemudi mengajak penumpang mengunjungi paket dua lokasi sekaligus bersama Sanghyang Kenit, dan sebagai balasannya pengelola menyediakan fasilitas seperti kopi gratis bagi mereka. 

Hingga saat ini, harga tiket tidak mengalami kenaikan, tetap Rp14.000 untuk umum, Rp8.000 bagi pelajar, dan diskon khusus Rp10.000 untuk rombongan angkot demi tetap terjangkau semua kalangan.

“Belum ada penambahan wahana baru, namun kami memperbanyak gazebo, pos pantau di puncak, serta memindahkan sekretariat agar tidak terjadi pembayaran tiket ganda bagi wisatawan yang menuju Indiana Camp," kata pria yang akrab disapa Yadi ini saat ditemui di lokasi, Selasa (7/7/2026). 

"Sementara kunjungan mancanegara lebih banyak datang untuk keperluan penelitian geologi maupun fotografi lanskap,” ujar Suryadi, yang juga menjabat Ketua Forum Pokdarwis Kabupaten Bandung Barat ini.

Ke depannya, ungkap Yadi, pengelola berfokus mendorong pengakuan kawasan ini sebagai bagian dari Geopark Rajamandala yang mencakup wilayah Padalarang, Cipatat, hingga Cipongkor, setara dengan Geopark Ciletuh. 

"Saat ini sudah disusun paket kunjungan terpadu yang menggabungkan Stone Garden, Gua Pawon, dan Sanghyang Kenit untuk memperpanjang durasi kunjungan serta meningkatkan daya tarik wisata alam dan ilmu pengetahuan secara berkelanjutan," pungkasnya


Editor : Ahmad Sayuti