Masa Jabatan Plh Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja Berakhir Hari Ini, Bey Triadi Siapkan Opsi Sebelum Keputusan Kemendagri Turun

Masa jabatan Plh Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja secara resmi berakhir hari ini. Namun, hingga kini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tak jua menentukan figur penggantinya.

Masa Jabatan Plh Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja Berakhir Hari Ini, Bey Triadi Siapkan Opsi Sebelum Keputusan Kemendagri Turun
Pj Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin mengatakan, dirinya akan menyiapkan opsi bila dalam waktu dekat Kemendagri masih belum menentukan pengganti Plh Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Masa jabatan Plh Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja secara resmi berakhir hari ini. Namun, hingga kini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tak jua menentukan figur penggantinya.

Pj Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin mengatakan, dirinya akan menyiapkan opsi bila dalam waktu dekat Kemendagri masih belum menentukan pengganti Plh Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja.

"Hari ini hari terakhir Pak Sekda (Plh Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja). Pj satu nama, sudah diusulkan tinggal menunggu persetujuan. Kalau kalau hari ini belum turun, berarti besok masih Plh, tapi bukan Pak Iwan (Setiawan)," ujar Bey Triadi usai rapat pimpinan di Gedung Sate, Senin 2 Oktober 2023.

Dia menambahkan, penentuan Pj Sekda Jabar menjadi hak prerogeratif Presiden Joko Widodo dan Kemendagri. Kendati Pemprov Jabar telah mengusulkan nama kandidat pengisi kekosongan kursi.

"Kami masih menunggu sampai hari ini. Mudah-mudahan besok ada pelantikan. Tapi kalaupun suratnya (Surat Keputusan) masih 2-3 hari lagi, saya akan menunjuk Plh, tapi bukan Pak Iwan. Jadi tunggu saja," ucapnya.

Bey Triadi melanjutkan, dalam penentuan Pj Sekda Jabar pihaknya berkeinginan dilakukan open bidding, meski sudah didukung oleh merit sistem. Sebab dia menilai, skema tersebut lebih teruji menghasilkan figur paling tepat untuk kursi Sekda Jabar.

"Sistem saya inginnya open sistem. Menurut saya Sekda ini apalagi untuk Jawa Barat ya, dengan penduduk yang banyak 50 juta dan Sekda ini semi politis. Saya ingin open bidding. Mungkin yang terbaik untuk warga Jawa Barat," imbuhnya.

Walaupun dia tidak menampik, merit sistem Jabar terbaik secara nasional. Namun, perhelatan Pemilu 2024 yang tidak lama lagi bakal dimulai, mau tidak mau harus menuntutnya memilih kandidat terbaik, guna mengawal pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

"Sistem merit di Jawa Barat terbaik. Tapi saya melihatnya, apalagi Pemilu. Saya pikir kita perlu betul-betul menguji yang ada. Bukan berarti disini tidak baik, tapi dengan dikompetisikan akan lebih baik lagi, lebih teruji," pungkasnya.*** (yuliantono)


Editor : Doni Ramdhani