Mau Apa Persib di Piala Tahu Bulat?
Persib mengawali Piala Presiden meladeni PSM Makassar. Nyaris tak ada klub yang pasang target juara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Persib mengawali Piala Presiden meladeni PSM Makassar. Nyaris tak ada klub yang pasang target juara.
Seperti pedagang tahu bulat, begitulah Piala Presiden 2024. Diumumkan dadakan, digelar dadakan, dengan regulasi yang dicocok-cocokkan. Klub-klub pun tak terlalu serius menghadapinya. Tak peduli hadiah juaranya mencapai Rp5 miliar.
Digelarnya Piala Presiden 2024 diumumkan pada Rabu (10/7) lalu. Sembilan hari kemudian para peserta sudah harus bertanding. Persis seperti pedagang tahu bulat, digoreng dadakan. Padahal, hampir semua klub peserta belum lengkap kekuatannya.
Peserta pun ditetapkan dengan cara yang tak biasanya. Dasar yang lucu-lucu. Tiga klub mantan juara: Persib, Persija, Arema FC. Tiga klub tuan rumah: Persib, Persis Solo, dan Bali United. Empat klub zona Asia: Persib, Bali United, PSM Makassar, dan Borneo FC.
Persib memiliki ketiga dasar tersebut. Mereka sudah ditetapkan sebagai tuan rumah. Juga seperti tahu bulat: dadakan. Maung Bandung bahkan bakal jadi klub yang tampil pada laga pembuka di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Jumat (19/7).
Di Grup A, Persib berkumpul bersama PSM, Borneo FC, dan Persis Solo. Setelah lawan PSM, Maung Bandung bakal meladeni Borneo FC pada Senin (22/7), dan terakhir Persis Solo (25/7).
Apa target Persib? Pelatih Bojan Hodak mengatakan hanya menargetkan tampil sebaik mungkin di setiap pertandingan. Dia berharap setiap pertandingan yang dijalani bisa membuat timnya semakin siap menghadapi Liga 1. “Targetnya untuk siap dalam menghadapi liga,” katanya.
Hodak menyambut baik turnamen ini. Tapi, itu lebih karena dia mendapatkan lawan tanding menjelang tampil di Liga 1. Dengan begitu, pertandingan di Piala Presiden ini bisa mematangkan persiapan pasukannya.
“Ini bagus karena kami tidak perlu mengagendakan uji tanding. Jadi kami akan memainkan tiga pertandingan setidaknya. Ini tentu saja bagus untuk persiapan kami menghadapi liga,” katanya.
Mesin gol Persib, David da Silva, juga tak memasang target muluk. Dia hanya menjadikan turnamen pramusim ini sebagai ajang memantapkan persiapan.
Dengan waktu yang singkat, da Silva melihat turnamen ini hanya sebagai ajang mematangkan kesiapan tim. Meski begitu, dia berjanji akan tetap maksimal menjalankan instruksi pelatih.
“Saya hanya fokus untuk memulihkan kondisi dan menunggu apa yang dikatakan pelatih, apa yang akan kami lakukan,” tambahnya.
Dia percaya, tim pelatih sudah memikirkan dan mempersiapkan semua yang diperlukan untuk Liga 1. Pelatih Bojan Hodak, menurutnya, sudah mempertimbangkan siapa lebih siap tampil di turnamen tersebut.
“Kami punya skuat yang cukup. Ada banyak pemain untuk tampil. Saya rasa pelatih bisa mengatasinya. Kami harus lebih memikirkan Liga 1,” tegasnya.
Direktur Sports Sementara PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengaku tak mau membebani tim dengan ekspektasi tinggi.
“Pelatih pasti punya rencana dari sisi teknis. Dari sisi klub, kami hanya ingin memanfaatkan setiap pertandingan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi kompetisi sesungguhnya,” katanya.
Persib sendiri menyambut baik turnamen ini. Setidaknya, Piala Presiden ini baik untuk mematangkan persiapan tim menghadapi kompetisi.
Tak hanya Persib, klub-klub lain juga menjadikan Piala Presiden sebagai ajang pemanasan sebelum tampil di Kompetisi Liga 1. Setidaknya, begitulah sikap Persija Jakarta.
“Piala Presiden menjadi wadah bagi pelatih Carlos Pena untuk mematangkan tim, mengevaluasi kinerja pemain, dan mengimprovisasi kelebihan dan kekurangan tim,” kata Direktur Persija, Mohamad Prapanca.
“Ajang ini pun harus dimanfaatkan dengan maksimal oleh pemain untuk memanaskan fisik dan mental sebelum beraksi di Liga 1 bulan depan,” katanya.
Pelatih Bali United, Stefano ‘Teco’ Cugurra pun tak begitu silau dengan hadiah yang ditawarkan. Target Bali United bukanlah meraih gelar juara. Target utamanya sederhana saja, memanfaatkan untuk adaptasi pemain.
Hal serupa juga dilakukan Madura United, klub yang dikalahkan Persib di final Liga 1 musim lalu. Mereka bersikap realistis, terutama karena Laskar Sape Kerrab baru merombak sebagian besar pemainnya.
“Target seperti biasa, kami ingin menjadi yang terbaik. Syukur-syukur jika juara. Melihat komposisi pemain yang baru terbentuk ini membutuhkan waktu yang sedikit lama agar mendapatkan chemistry-nya kembali,” ujar Manajer Madura United Umar Wachdin.
Format turnamen Piala Presiden 2024 menggunakan sistem setengah kompetisi. Artinya setiap tim hanya berhadapan sekali dari fase grup sampai final. Tak ada partai dua laga di fase grup, semifinal, perebutan posisi tiga, hingga final.
Tim yang berhak melaju ke semifinal adalah mereka yang berhasil menjadi juara atau runner-up grup. Tim peringkat ketiga dan keempat di masing-masing grup akan gugur.
Dua laga semifinal Piala Presiden 2024 akan mentas pada 30 dan 31 Juli. Perebutan tempat ketiga pada 3 Agustus, lalu ditutup partai final pada 4 Agustus 2024. Semuanya di Stadion Manahan, Solo. (ing)
Editor : Zulfirman

