Mediasi Buntu, Konflik Denada dan Ressa Bakal Berlanjut ke Meja Hijau
mediasi berakhir buntu dan konflik ibu–anak ini dipastikan berlanjut ke meja hijau.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INIKAHKORAN.ID - Harapan publik akan perdamaian antara Denada dan putranya, Ressa Rizky Rossano, belum terwujud.
Meski pengakuan sebagai anak kandung telah disampaikan secara resmi, mediasi berakhir buntu dan konflik ibu–anak ini dipastikan berlanjut ke meja hijau.
Dalam mediasi yang digelar di PN Banyuwangi, kuasa hukum Denada memastikan kliennya selalu mengakui Ressa sebagai anak. Namun jalan damai terhambat oleh perbedaan pandangan terkait tuntutan finansial yang diajukan pihak penggugat.
Pihak Denada menilai tuntutan sebesar Rp7 miliar terlalu memberatkan dan tidak mencerminkan semangat mediasi. Akibatnya, proses perdamaian gagal dan perkara akan masuk tahap pembacaan gugatan pekan depan.
Menanggapi pernyataan Ressa yang mengaku kurang mendapat perhatian dan nafkah sejak kecil, pihak Denada menegaskan bahwa hubungan emosional dan tanggung jawab finansial tetap dijalankan, meski tidak selalu terekspos ke publik.
“Kasih sayang ada, perhatian ada, dan pembiayaan juga ada. Itu bisa dibuktikan,” tegas kuasa hukum Denada.
Di sisi lain, Ressa sebelumnya menyatakan bahwa gugatan yang diajukan bukan semata persoalan uang, melainkan bentuk kerinduan akan pengakuan dan kedekatan emosional dengan ibu kandungnya.
Namun dengan gagalnya mediasi, konflik keluarga ini kini resmi bergeser menjadi sengketa hukum terbuka, yang kembali menyita perhatian publik dan media nasional.
Editor : Firda Rachmawati

