Menyemai Masa Depan Bangsa dari Kelas
PANCASILA tak cukup dihafal, tetapi perlu dihidupkan. Dari sekolah, karakter generasi masa depan dibentuk.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Di bangku sekolah, masa depan sering kali dimulai dari hal-hal sederhana. Dari cara seorang anak belajar, memahami perbedaan, menghargai orang lain, hingga mengenal nilai yang menjadi dasar kehidupan berbangsa.
Ruang belajar itu kini ingin diperluas Pemerintah Kota Tangerang melalui gagasan Laboratorium Pancasila. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bersama Dinas Pendidikan Kota Tangerang menggagas ekstrakurikuler tersebut bagi siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Program itu ditargetkan mulai diperkenalkan pada 28 Oktober 2026. Bukan sekadar ruang untuk menghafalkan sila-sila Pancasila, Laboratorium Pancasila diarahkan menjadi tempat bagi siswa memahami sekaligus menghidupkan nilai-nilai tersebut dalam keseharian.
Kepala Bakesbangpol Kota Tangerang Wawan Fauzi mengatakan, program tersebut menjadi salah satu bentuk pendidikan dan penguatan nilai Pancasila di lingkungan sekolah.
Laboratorium Pancasila menyasar siswa SD dan SMP dengan tujuan membangun pemahaman sekaligus membentuk karakter generasi muda berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Bagi pemerintah daerah, pendidikan nilai tidak cukup berhenti pada teori. Pancasila diharapkan hadir dalam cara siswa belajar, bergaul, mengambil keputusan, dan melihat lingkungan di sekitarnya.
“Pancasila ini adalah benteng kita. Badan Kesbangpol terus menggencarkan edukasi politik dan wawasan kebangsaan agar masyarakat, terutama generasi muda, mampu mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” kata Wawan, seperti dikutip dari ANTARA, Senin (5/10).
Pesan tersebut juga diarahkan kepada masyarakat di luar lingkungan sekolah. Wawan mengajak generasi muda Kota Tangerang membiasakan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan sederhana, termasuk bersungguh-sungguh dalam pendidikan.
Belajar dengan tekun, menurutnya, menjadi bagian dari persiapan generasi muda untuk melanjutkan kepemimpinan bangsa.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda Kota Tangerang, ayo sama-sama kita jaga nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Belajar dengan sungguh-sungguh karena Indonesia membutuhkan generasi muda untuk proses kepemimpinan ke depan,” katanya.
Laboratorium Pancasila kemudian ditempatkan dalam visi yang lebih panjang. Generasi yang saat ini masih duduk di bangku SD dan SMP diproyeksikan menjadi bagian dari perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.
Karena itu, Pemkot Tangerang menargetkan siswa tidak hanya mengenal Pancasila sebagai pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan kesiapan untuk mengambil bagian dalam kepemimpinan serta pembangunan bangsa. (gin)
Editor : Inilahkoran

