Meski Tak Lakukan Apapun Selama 7 Tahun, Daesung BIGBANG Hasilkan Pendapatan Rp7,4 T

Daesung BIGBANG hasilkan pendapatan hingga Rp7,4 T meski tidak lakukan apapun selama 7 tahun.

Meski Tak Lakukan Apapun Selama 7 Tahun, Daesung BIGBANG Hasilkan Pendapatan Rp7,4 T
Daesung BIGBANG.

INILAHKORAN, Bandung - Meski tidak melakukan comeback atau merilis lagu selama 7 tahun, Daesung BIGBANG tampaknya masih tetap menghasilkan pendapatan yang besar.

Bangunan milik Daesung BIGBANG di Gangnam diperkirakan menghasilkan lebih dari 65 miliar KRW dalam keuntungan modal setelah 7 tahun, menurut laporan News1 pada hari ini, Rabu, 6 November 2024.

Daesung membeli Gedung seluas 275 pyeong (sekitar 910 meter persegi) yang terletak di Dosan-daero di Nonhyeon-dong, Gangnam, seharga 310 miliar KRW pada bulan November 2017. 

Saat itu, harga tanah per pyeong sekitar 11,258 juta KRW, dengan Daesung membiayai 140 miliar KRW melalui pinjaman dan sisanya 170 miliar KRW dalam bentuk tunai.

Bangunan ini terletak di seberang Taman Dosan, sehingga mudah terlihat. Lokasinya juga strategis, hanya 8-10 menit berjalan kaki dari Stasiun Apgujeong Rodeo dan Stasiun Kantor Distrik Gangnam. 

Terletak di area komersial yang ramai dengan banyak toko bermerek di sekitarnya, bangunan ini memiliki nilai komersial yang signifikan.

Sejak membeli gedung tersebut, Daesung telah merawatnya tanpa perluasan besar, mengecat ulang bagian luarnya dengan warna abu-abu gelap untuk tampilan yang bersih dan modern.

Penggunaan gedung tersebut diubah dari fasilitas lingkungan menjadi fasilitas kantor sejalan dengan perubahan bisnis penyewa, dan bagian luarnya dipertahankan, yang menunjukkan bahwa Daesung berfokus pada nilai investasi jangka panjang.

Pakar real estate Kim Kyung Hyun dari Building Road Real Estate Agency mengatakan kepada News1, “Gedung Daesung terletak di zona komersial umum dan zona hunian umum tipe 3, jadi minimal 11 lantai dapat ditambahkan."

"Selain itu, jika dua bidang tanah di belakang gedung dikembangkan bersama, gedung tersebut dapat direkonstruksi menjadi gedung yang lebih besar.”

Mengingat harga per pyeong bangunan di sekitar area tersebut sekitar 32,4 juta KRW pada tahun 2022, dan harga permintaan saat ini sekitar 37,9 juta KRW per pyeong, bangunan Daesung kini diperkirakan bernilai sekitar Rp10,9 triliun. 

Jika tren ini berlanjut, Daesung diperkirakan akan memperoleh sekitar Rp7,4 triliun dalam bentuk keuntungan modal.

Kim menambahkan, “Daesung telah memperoleh keuntungan modal sekitar Rp7,4 triliun dalam 7 tahun dibandingkan dengan harga pembelian, dan dengan tingkat pendapatan sewa saat ini, pengembalian tahunan lebih dari 6% dapat diharapkan.”***


Editor : Irma Nurfajri