Min Hee Jin Minta ADOR Jangan 'Gunakan' para Gadis NewJeans

Min Hee Jin minta agar ADOR tidak menggunakan para gadis yaitu member NewJeans.

Min Hee Jin Minta ADOR Jangan 'Gunakan' para Gadis NewJeans
Girl grup NewJeans.

INILAHKORAN, Bandung - Perseteruan anatara Min Hee Jin, ADOR dan member NewJeans nampaknya terus berlanjut.

Di tengah perselisihan kontrak yang sedang berlangsung yang melibatkan NewJeans, pengacara Noh Young Hee telah menyampaikan posisi terbaru mantan CEO ADOR Min Hee Jin, yang mengungkap konflik tersebut secara baru.

Dalam siaran langsung "Maebul Show" pada awal minggu ini, Noh menjelaskan bahwa meskipun ADOR mengonfirmasi niat kembali dua dari lima member NewJeans, perusahaan mengklaim masih "menilai ketulusan" tiga member lainnya.

Namun, pihak Min Hee Jin yakin kelima member NewJeans siap untuk kembali.

Menurut Noh, Min Hee Jin mengungkapkan rasa frustrasinya dengan menyatakan, "inti dari masalah ini adalah serangan terhadap saya, tetapi tolong jangan Gunakan para Gadis itu. NewJeans hanya ada lima member." 

Dia menekankan bahwa fia tidak ingin para member menderita akibat konflik hukum yang menimpanya.

Noh mengkritik sikap ADOR, menyatakan bahwa karena pengadilan telah menguatkan keabsahan kontrak eksklusif, para member tidak punya pilihan selain kembali ke agensi. 

"Waktu sangat penting bagi girl grup. Keraguan ADOR dalam mengonfirmasi niat ketiga member lainnya mengecewakan dan mencerminkan tanggapan yang tidak dewasa," ujarnya.

Dia lebih lanjut menekankan, "poin kuncinya adalah para anggota ingin kembali, dan perusahaan harus mendukung kegiatan mereka."

"Semakin lama gugatan ini berlanjut, semakin besar kerugian yang diderita para member muda," tambahnya.

Sebelumnya, pengadilan memenangkan gugatan ADOR untuk mengonfirmasi keabsahan kontrak eksklusifnya dengan NewJeans

Pada 12 November, agensi tersebut mengumumkan bahwa Hyein dan Haerin telah menyatakan kesediaan mereka untuk kembali.

Tak lama kemudian, Minji, Danielle, dan Hanni juga menyampaikan niat mereka. Namun, ADOR menanggapi dengan mengatakan bahwa mereka masih memverifikasi keaslian pernyataan ketiganya, yang menyebabkan ketegangan yang cukup signifikan antara kedua belah pihak.***


Editor : Irma Nurfajri