Mobil Listrik Konsep Ini Bisa Cas Baterai 10-80 Persen Hanya dalam 10 Menit
Mobil listrik konsep Shell Triple 10 Challenge mampu mengisi baterai 10-80 persen dalam 10 menit berkat teknologi pendingin inovatif.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Perkembangan teknologi kendaraan listrik terus melaju pesat. Salah satu inovasi terbaru datang dari Shell Triple 10 Challenge Concept Car, Mobil Listrik konsep yang diklaim mampu mengisi daya baterai dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 10 menit.
Mobil yang hanya dibuat satu unit di dunia tersebut dikembangkan selama 18 bulan sebagai proyek percontohan untuk menguji berbagai teknologi kendaraan listrik generasi terbaru.
Selain menawarkan kemampuan pengisian daya supercepat, kendaraan ini juga dirancang lebih ringan dan efisien dibanding Mobil Listrik pada umumnya.
Baterai Lebih Kecil, Tetap Tempuh 200 Kilometer
Shell mengklaim mobil konsep ini hanya menggunakan baterai dengan kapasitas sekitar setengah dari Mobil Listrik di kelasnya.
Meski demikian, kendaraan tersebut tetap mampu menempuh jarak sekitar 200 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Efisiensi itu diperoleh melalui penggunaan material daur ulang pada sejumlah komponen kendaraan sehingga bobot mobil menjadi lebih ringan sekaligus membantu mengurangi emisi karbon selama proses produksinya.
Teknologi Pendingin Jadi Kunci
Keunggulan utama mobil konsep ini terletak pada sistem pendingin baterainya.
Seluruh sel baterai, termasuk sebagian motor listrik, direndam dalam cairan pendingin khusus yang dikembangkan Shell.
Teknologi tersebut menjaga suhu baterai tetap stabil selama proses pengisian daya berkecepatan tinggi sehingga risiko panas berlebih dapat diminimalkan.
"Kami mengalirkan cairan pendingin ke seluruh sel baterai sehingga baterai bisa bekerja lebih keras untuk mendukung pengisian supercepat tanpa melampaui batas suhu yang aman," ujar Denis Gorman dari RML Group.
Pengembangan Penuh Tantangan
Menggabungkan berbagai teknologi baru ke dalam satu kendaraan bukan pekerjaan mudah.
Tim insinyur dari fasilitas pengujian HORIBA MIRA di Warwickshire harus memastikan seluruh komponen mampu bekerja secara optimal dan tetap aman dalam berbagai kondisi operasional.
Menurut Ben Gale dari HORIBA MIRA, salah satu tantangan terbesar adalah memastikan cairan pendingin tetap stabil serta aman ketika bersentuhan dengan berbagai material yang digunakan pada kendaraan.
Gambaran Mobil Listrik Masa Depan
Meski masih berstatus sebagai mobil konsep, Shell Triple 10 Challenge memberikan gambaran mengenai arah perkembangan kendaraan listrik dalam beberapa tahun mendatang.
Fokus pengembangannya tidak hanya mengejar kecepatan pengisian baterai, tetapi juga meningkatkan efisiensi energi, mengurangi bobot kendaraan, serta memperkecil dampak lingkungan melalui penggunaan material yang lebih berkelanjutan.
Apabila teknologi seperti ini berhasil dikomersialisasikan, waktu pengisian daya Mobil Listrik berpotensi semakin singkat sehingga mampu meningkatkan kenyamanan pengguna sekaligus mempercepat adopsi kendaraan listrik di berbagai negara.***
Editor : JakaPermana

