Motif Baru Kasus Pembunuhan Wanita Paruh Baya di Lembang Terungkap, Polisi: Penyebabnya karena Dendam
Motif baru kasus pembunuhan wanita paruh baya di Kampung Barulaksana, RT 02/15, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Selasa 21 Mei 2024 kembali diungkap polisi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Motif baru kasus pembunuhan wanita paruh baya di Kampung Barulaksana, RT 02/15, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Selasa 21 Mei 2024 kembali diungkap polisi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Lembang, motif pembunuhan terhadap Fifi Hasanah (55) di rumah kontrakannya dilakukan karena dendam.
Kendati demikian, polisi belum bisa memastikan penyebab adanya dendam terhadap korban lantaran pendalaman motif pembunuhan itu masih terus dilakukan.
"Motifnya dendam, namun terkait dendamnya karena apa, masih didalami. Tetapi yang jelas untuk pelakunya sudah ditahan di Mapolsek Lembang," kata Kasi Humas Polres Cimahi Iptu Gofur Supangkat kepada wartawan, Rabu 22 Mei 2024.
Sebelumnya, Kapolsek Lembang Kompol Hadi Mulyana mengatakan, berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap pelaku, Taudin (40) alias Adi memiliki niat untuk mengambil barang-barang berharga milik korban.
"Korban kebetulan tinggal sendirian, kurang lebih dia sudah tinggal di situ selama enam bulan," kata Hadi.
Selama ini,lanjut Hadi, keduanya memang saling mengenal, namun terkait motif pelaku tega melakukan penganiayaan hingga korban meninggal dunia di dalam rumah masih dilakukan pendalaman.
"Pelaku ini pernah bekerja di tempat korban (asisten rumah tangga) tapi motifnya masih kita dalami dan bagaimana dia melakukan tindakan penganiayaan terhadap korban," ujarnya.
Akibat penganiayaan yang dilakukan pelaku Adi, korban mengalami luka memar di bagian wajah karena dipukul oleh pelaku menggunakan potongan kayu sepanjang 40 sentimeter hingga akhirnya meninggal dunia. (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani
