MTP dan LVRI Jabar Gelar Safari Kebangsaan, Tanamkan Nasionalisme

Komitmen merawat persatuan dan menghargai jasa para pahlawan kembali diwujudkan Masyarakat Tionghoa Peduli (MTP) bersama Legiun Veteran Republik Indonesia

MTP dan LVRI Jabar Gelar Safari Kebangsaan, Tanamkan Nasionalisme
Komitmen merawat persatuan dan menghargai jasa para pahlawan kembali diwujudkan Masyarakat Tionghoa Peduli (MTP) bersama Legiun Veteran Republik Indonesia

INILAHKORAN.ID-Komitmen merawat persatuan dan menghargai jasa para pahlawan kembali diwujudkan Masyarakat Tionghoa Peduli (MTP) bersama Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Jawa Barat melalui kegiatan safari kebangsaan.

Agenda tahunan yang telah dilaksanakan untuk kelima kalinya sejak masa pandemi Covid-19 tersebut menyasar institusi pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Kegiatan ini bertujuan membangkitkan kembali memori historis generasi muda mengenai beratnya perjuangan merebut kemerdekaan sekaligus menanamkan nilai disiplin, nasionalisme, dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Koordinator Kegiatan MTP, Herman Widjadja, mengatakan sekolah sengaja dipilih sebagai salah satu sasaran utama karena menjadi tempat strategis untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus.

"Perayaan 17 Agustusan yang kami lakukan ini sudah kelima kali semenjak masa Covid-19. Kami laksanakan secara bergilir dari sekolah ke sekolah dengan tujuan membangkitkan rasa nasionalisme anak-anak sekolah, menumbuhkan disiplin, serta mengingat jasa para pendahulu yang telah berkorban demi kemerdekaan negeri ini," ujar Herman usai melaksanakan upacara di Sekolah Bintang Mulya, Bandung, Senin (17/8/2026).

LVRI: Kemerdekaan Direbut dengan Perjuangan

Ketua DPD LVRI Jawa Barat, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Nandang Herawan, menyambut positif sinergi yang dilakukan bersama Masyarakat Tionghoa Peduli.

Menurut Nandang, generasi muda perlu memahami bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang yang mengorbankan jiwa dan raga para pejuang.

"Kemerdekaan ini tidak diperoleh secara cuma-cuma atau diberi, melainkan direbut dengan perjuangan. Kami para veteran berjuang sejak masa revolusi fisik hingga hari ini untuk tetap menjaga, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan," kata Nandang.

Ia menilai bentuk perjuangan veteran pada masa kini telah mengalami perubahan. Jika pada masa revolusi perjuangan dilakukan melalui pertempuran fisik, kini para veteran turut berperan dalam mewariskan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda.

Salah satunya melalui transfer pengetahuan, wawasan, serta nilai moral dan kebangsaan di lingkungan pendidikan.

"Kerja sama kami dengan yayasan pendidikan di tingkat SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi bertujuan membentuk jiwa generasi muda yang kokoh, memiliki karakter nasionalisme tinggi, cinta tanah air, serta memiliki rasa kepemilikan yang mendalam terhadap bangsa ini," ucap Nandang.

Melalui safari kebangsaan, MTP dan LVRI Jawa Barat berharap semangat perjuangan para pahlawan tidak berhenti sebagai catatan sejarah. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus diwariskan kepada generasi muda agar persatuan, nasionalisme, dan kecintaan terhadap Indonesia tetap terjaga.***


Editor : JakaPermana