Usai Diboikot BTS, Grammy Awards akan Merombak Kategori Pop Asia??

Grammy Awards diduga akan merombak karegori Pop Asia usai diboikot BTS dan menghebohkan.

Usai Diboikot BTS, Grammy Awards akan Merombak Kategori Pop Asia??
Grammy Awards akan rombak kategori baru karena BTS.

INILAHKORAN, Bandung - kategori terbaru Grammy Awards akhir-akhir ini menjadi pusat perhatian usai BTS suarakan boikot.

Menurut Billboard, CEO Recording Academy, Harvey Mason Jr., mengakui bahwa beberapa artis merasa kategori Pop Asia tidak cukup mewakili musik yang telah mereka ciptakan.

Dalam sebuah pernyataan, Mason mengatakan bahwa telah menjadi jelas bahwa, terlepas dari niat Akademi, beberapa musisi merasa kategori tersebut tidak mewakili karya mereka. 

Sebagai seorang musisi sendiri, dia mengatakan bahwa dia menanggapi kekhawatiran tersebut dengan serius. 

Dia juga menekankan bahwa Recording Academy telah menunjukkan selama enam tahun terakhir bahwa mereka dapat merespons dengan cepat kebutuhan komunitas musik.

Mason selanjutnya mengindikasikan bahwa organisasi tersebut dapat mempertimbangkan kembali bagaimana mereka mengembangkan kategori Grammy baru.

Dengan penghargaan yang sekarang menampilkan lebih dari 100 kategori, katanya, Akademi sedang mempertimbangkan bagaimana pendekatannya dapat berkembang.

Berdasarkan komentar tersebut, Billboard melaporkan bahwa Recording Academy berpotensi merestrukturisasi kategori Pop Asia paling cepat pada upacara penghargaan tahun depan.

Recording Academy telah memulai diskusi dengan perwakilan industri musik di seluruh Asia. Menurut organisasi tersebut, Mason dan para pemimpin senior lainnya telah bertemu dengan artis, label rekaman, dan manajer yang mewakili K-pop, J-pop, C-pop, dan musik India, termasuk perwakilan yang terkait dengan HYBE.

Akademi juga telah mengadakan rapat dewan dan komite nominasi sambil melakukan konsultasi terpisah mengenai kategori Pop Asia.

Tujuan yang dinyatakan adalah untuk memastikan bahwa musik Asia dihormati dan diwakili secara akurat sejak presentasi penghargaan pertama kategori tersebut.

Kontroversi dimulai pada bulan Juni, ketika Grammy mengumumkan pembentukan kategori Penampilan Musik Pop Asia Terbaik untuk memberikan penghargaan kepada musik dari pasar Asia termasuk Korea, Cina, dan Jepang.

kategori baru ini menuai kritik dari beberapa penggemar K-pop dan pengamat industri.

Mengingat pengaruh global K-pop yang semakin meningkat, para kritikus mempertanyakan apakah menciptakan kategori Asia terpisah dapat secara efektif menempatkan artis Asia di jalur terpisah daripada mengakui mereka bersama artis dalam kategori umum utama Grammy.

BTS kemudian mengumumkan pada 29 Juli bahwa mereka tidak akan mengirimkan musik untuk Grammy Awards tahun ini. 

Grup tersebut menjelaskan bahwa mereka ingin musik didengar dan dicintai karena musik itu sendiri, bukan dipisahkan berdasarkan wilayah atau bahasa. 

Keputusan mereka dengan cepat mengintensifkan perdebatan seputar kategori baru tersebut dan mendorong pengawasan yang lebih ketat terhadap bagaimana Grammy mengakui musik Asia.

Untuk saat ini, Recording Academy belum secara resmi mengumumkan bahwa kategori tersebut akan dihapus atau diganti. 

Namun, komentar terbaru Harvey Mason Jr. menunjukkan bahwa organisasi tersebut bersedia mempertimbangkan kembali pendekatannya.

Konsultasi yang sedang berlangsung dengan artis, label, dan perwakilan industri Asia pada akhirnya dapat menyebabkan perubahan dalam struktur kategori atau cara kategori Grammy baru dibuat.

Situasi ini menandai momen penting bagi hubungan antara Grammy dan industri musik Asia yang berkembang pesat, terutama karena K-pop, J-pop, dan genre musik Asia lainnya terus mendapatkan audiens internasional yang lebih besar.***


Editor : Irma Nurfajri