Muncul Petisi untuk Keluarkan Cha Eun Woo dari Band Militer Buntut Kontroversi Pajak
Saat ini ada petisi yang meminta Cha Eun Woo untuk dikeluarkan dari band militer dan mengulangi tugas wajib militer.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Cha Eun Woo sampai hari ini, Kamis 9 April 2026, masih menjalani tuugas wajib militer di band militer.
Cha Eun Woo sekali lagi menjadi pusat perhatian publik karena kontroversi pajak yang baru-baru ini menimpanya mulai berdampak pada tugas wajib militernya.
Tak lama setelah mengeluarkan permintaan maaf resmi terkait penilaian ulang pajak sebesar 200 miliar KRW (Rp2,3 triliun), muncul perkembangan baru: sebuah petisi publik yang menyerukan peninjauan kembali posisi Cha Eun Woo di militer.
Pengaduan tersebut, yang dilaporkan diajukan melalui 국민신문고 (Sistem Petisi Nasional) Korea, mendesak pihak berwenang untuk mempertimbangkan kembali apakah Cha Eun Woo harus terus bertugas di band militer.
Menurut pemohon, band militer adalah peran yang seringkali terekspos ke publik melalui acara resmi dan kegiatan promosi.
Dengan demikian, peran tersebut memiliki bobot simbolis dan mencerminkan citra angkatan bersenjata.
Pengaduan tersebut berpendapat bahwa seseorang yang terlibat dalam kontroversi publik besar mungkin tidak cocok untuk posisi yang begitu terlihat, sehingga menuntut penilaian ulang atas penugasannya.
Pemohon selanjutnya mengklaim bahwa mempertahankan peran Cha Eun Woo saat ini dapat menyebabkan ketidakadilan yang dirasakan di antara tentara lain, yang berpotensi memengaruhi moral.
Isu ini mendapat perhatian di dunia maya, terutama karena muncul tak lama setelah pernyataan pribadi Cha Eun Woo yang mengakui tanggung jawab dan mengkonfirmasi pembayaran pajak penuh.
Namun, Kementerian Pertahanan Nasional telah menanggapi kekhawatiran serupa awal tahun 2026 ini.
Para pejabat menyatakan bahwa penugasan militer ditentukan berdasarkan peraturan dan wewenang komando, dan mengklarifikasi bahwa saat ini tidak ada diskusi atau keputusan mengenai perubahan posisinya.
Mereka juga menekankan bahwa masalah terkait pajak tidak termasuk dalam pelanggaran disiplin militer kecuali jika terkait langsung dengan pelanggaran dinas.
Para pengamat industri mencatat bahwa meskipun kemungkinan penugasan ulang yang sebenarnya tetap rendah, situasi ini menyoroti bagaimana kontroversi Cha Eun Woo terus berdampak pada berbagai aspek kehidupan publiknya.
Waktu pengajuan petisi ini sangat sensitif. Hanya sehari sebelumnya, member ASTRO tersebut secara terbuka meminta maaf, menyatakan bahwa dia tidak akan menghindari tanggung jawab dan telah memenuhi kewajiban pajaknya.
Terlepas dari itu, munculnya petisi ini menunjukkan bahwa opini publik masih terpecah, dengan pengawasan yang meluas melampaui industri hiburan hingga perannya sebagai seorang prajurit aktif.
Seiring intensifikasi diskusi, kasus Cha Eun Woo menggarisbawahi realitas yang lebih luas di Korea Selatan: tokoh publik sering kali dihadapkan pada standar yang sangat tinggi, bahkan selama wajib militer.***
Editor : Irma Nurfajri
