Munggahan: Tradisi Menyambut Ramadan dengan Kebersamaan dan Syukur
Di Jawa Barat terkenal dengan tradisi munggahan jelang ramadhan, apa itu sebenarnya?.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Ramadan merupakan bulan suci yang dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia.
Di Indonesia, berbagai tradisi dilakukan untuk menyambut bulan penuh berkah ini.
Salah satunya adalah munggahan, sebuah tradisi khas yang masih lestari hingga kini, terutama di daerah Jawa Barat dan sekitarnya.
Apa Itu munggahan?
munggahan berasal dari kata "unggah" yang berarti naik atau meningkat. tradisi ini melambangkan kesiapan umat Islam untuk "naik" ke bulan suci Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan. Biasanya, munggahan dilakukan beberapa hari sebelum puasa dimulai, sebagai momen silaturahmi dan refleksi diri.
Makna dan Filosofi munggahan
munggahan bukan sekadar tradisi, tetapi juga memiliki makna mendalam, antara lain:
-
Membersihkan Diri dan Hati
Sebelum memasuki Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk saling memaafkan dan memperbaiki hubungan dengan keluarga, teman, serta masyarakat sekitar. -
Menguatkan Silaturahmi
tradisi ini menjadi momen berkumpul bersama keluarga, kerabat, atau sahabat sebelum menjalani ibadah puasa. -
Menyatakan Rasa Syukur
munggahan sering diisi dengan makan bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kesempatan bertemu kembali dengan bulan Ramadan.
Ragam tradisi munggahan di Berbagai Daerah
Meski lebih dikenal di Jawa Barat, munggahan juga memiliki variasi di berbagai daerah lain di Indonesia, seperti:
- Jawa Barat: Keluarga besar berkumpul, makan bersama, dan berziarah ke makam leluhur.
- Jawa Tengah & Jawa Timur: Ada yang melakukan kenduri atau doa bersama di masjid atau rumah warga.
- Sumatra Barat: Biasanya ditandai dengan tradisi balimau, yaitu mandi di sungai atau pemandian umum sebagai simbol penyucian diri.
Makanan Khas munggahan
munggahan sering diisi dengan makan bersama. Beberapa makanan khas yang sering disajikan antara lain:
- Nasi liwet dengan lauk pauk khas Sunda.
- Ayam bakar atau ikan bakar sebagai simbol keberkahan.
- Tumpeng kecil untuk syukuran.
- Kolak pisang sebagai hidangan manis yang menandai awal Ramadan.
Editor : Firda Rachmawati

