INILAH, Bandung - Penyedia layanan internat MyRepublic kini mulai menancapkan akar bisnisnya di Kota Bandung. Sebagai tahap awal, VP Product and Marketing MyRepublic Terry J Williams mengatakan akan mengoneksikan sebanyak 30 ribu rumah di Kota Bandung.
“Untuk tahap awal ini kita menargetkan sebanyak 30 ribu rumah di Kota Bandung terkoneksi internet. Nantinya, wilayah cakupan kita akan ekspansi hingga kawasan Bandung Raya,” kata Terry saat peluncuran di Bandung, Selasa (19/2/2019).
Dia optimistis konektivitas internet di Bandung ini bisa terealisasi. Pasalnya, beberapa waktu sebelumnya penyedia internet ini sukses di 10 kota besar di Indonesia. Hal tersebut menjadi keunggulan pihaknya dibandingkan penyedia layanan internet lainnya.
“Tahun depan, setelah akan mengulang sukses di Bandung ini kita akan memperluas cakupan area layanan hingga Bandung Raya. Target ekspansinya bisa menghubungkan sebanyak 10-20 ribu rumah per bulan,” ujarnya.
Menurutnya, dengan koneksi fiber yang ditawarkan pihaknya menjamin kecepatan layanan unlimited dan stabil sesuai kebutuhan internet secara maksimal dan efisien. Sebagai contoh, dengan kecepatan internet sebesar 50 Mbps, pelanggan hanya membutuhkan waktu sekitar 4 menit untuk mengunduh file sebesar 1,5 GB. Untuk file sebesar 40 GB waktu mengunduh yang dibutuhkan hanya sekitar 100 menit. Artinya, sekitar empat kali lebih cepat dari rata-rata.
Dia menambahkan, dengan penawaran harga kompetitif pelanggan mendapatkan kecepatan yang mumpuni. Layanan internet kini menjadi kebutuhan primer penduduk di kota besar. Sebagian besar aspek kehidupan manusia seperti pekerjaan, pendidikan maupun hiburan bergantung pada koneksi internet.
Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), penetrasi pengguna internet di Indonesia pada 2018 lalu mancapai angka 143,26 juta jiwa. Capaian ini setara dengan 54,7% populasi Indonesia. Dari angka tersebut, 79% di antaranya merupakan pengguna aktif yang mengakses internet setiap hari.
Rata-rata pemakaian internet per hari di Indonesia yaitu 8 jam 36 menit. Selama 2 jam 52 menit di antaranya digunakan untuk mengakses konten. Online video merupakan konten yang paling banyak diakses dengan angka pengguna mencapai 98%. Sedangkan, streaming dan online gaming menempati urutan kedua dan ketiga dengan jumlah pengakses masing-masing 50% dan 46%.
“Dan yang pasti, kehadiran internet MyRepublic ini dapat memperkuat pertumbuhan usaha di Bandung yang terkenal dengan kota kreatif,” tambahnya.
MyRepublic pertama kali hadir pada Juli 2015 dan telah mengembangkan bisnisnya secara agresif dengan dukungan penuh dari Sinarmas Group sebagai partner lokal. Saat ini, penyedia layanan internet ini beroperasi di Singapura, New Zealand, Indonesia, dan di Australia. Di Tanah Air, kehadirannya ada di Palembang, Medan Jabodetabek, Cibubur, Semarang, Malang, dan Surabaya.