Nama Rahmat Hidayat Djati Ramaikan KLB Asprov Jabar 2021-2025
Persaingan ketat akan terjadi di KLB Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jabar periode 2021-2025. Pasalnya, muncul nama Rahmad Hidayat Djati.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Persaingan ketat akan terjadi di Kongres Luar Biasa (KLB) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat periode 2021-2025. Pasalnya, muncul nama Rahmat Hidayat Djati.
Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat ini muncul setelah mendapatkan dukungan dari para voters. Salah satunya, dari Ketua Persitas Tasikmalaya Basuki Rahmat.
Menurut Basuki Rahmat, Asprov PSSI Jabar membutuhkan figur seorang pemimpin yang mampu menjadi daya tarik atau mendatangkan sponsor bagi dunia sepak bola di Jawa Barat itu. Sebab selama ini, yang selalu menjadi persoalan dalam pembinaan sepak bola, khususnya kompetisi, adalah masalah finansial.
"Dengan adanya tokoh dari DPRD ini, saya berharap dan penuh keyakinan, masalah finansial dapat teratasi. Paling tidak, anggaran sepak bola Jabar bisa dibantu oleh APBD Jabar. Seorang anggota DPRD, apalagi Ketua Komisi, saya kira akan dapat membantu mendorong hal itu," ujar Basuki Rahmat kepada awak media dalam rilisnya, Jumat 10 September 2021.
Selain itu, Rahmat Hidayat Djati yang juga merupakan anggota Komisi Tetap (Komtap) Keuangan di Asprov PSSI Jabar era kepengurusan saat ini memiliki banyak relasi dari berbagai kalangan yang bisa membantu dunia sepak bola di Jabar. Satu di antaranya dalam bentuk kerja sama yang sifatnya win win solution.
"Jadi, saya sudah berkoordinasi dengan banyak voters, baik klub maupun Askab dan Askot, yang rata-rata siap mendukung Kang RHD. Insya Allah dalam waktu dekat, kita akan mengadakan pertemuan untuk membahas kelanjutan masalah ini, termasuk dengan Kang Rahmat Hidayat Djati sendiri," tuturnya.
Di sisi lain, tokoh sepak bola Jabar Yoyo S Adiredja sepakat bahwa Jabar membutuhkan figur yang mampu mempersatukan para stakeholder sepak bola.
"Jadi, memang harus ada yang menyambungkan antara Asprov, pemerintah, dan mereka yang mengatur anggaran. Sebab, sepak bola apalagi setingkat Jabar, tidak bisa hanya mengandalkan keuangan dari kantong pribadi. Akan repot kalau mengandalkan dana pribadi," ujar Yoyo.
Yoyo yang juga Direktur Akademi Persib itu, menambahkan, sepak bola Jabar bukan hanya butuh tokoh yang bisa mengurusi finansial dari APBD, tetapi juga dari sisi marketing yaitu membuat kerja sama yang baik dengan para sponsor.
"Yang juga penting adalah harus memiliki program unggulan di bidang pembinaan. Asprov ini kan mengkoordinir pembinaan usia dini atau sepak bola amatir. Nah, ini juga harus menjadi bahan bagi Ketua Asprov yang akan datang," tambahnya.
Asprov PSSI Jabar akan melaksanakan KLB untuk memilih Ketua Asprov yang baru pada 27 November 2021. Saat ini, yang sudah ramai dibicarakan adalah incumbent Tommy Apriantono dan pendatang baru Ramram. (muhammad ginanjar)
Editor : inilahkoran


