Orang yang Tidak Suka BLACKPINK Disebut Bukan Manusia? Kenapa??
Kritikus musik Korea Kim Young Dae sebut orang yang tidak menyukai BLACKPINK bukan manusia.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - BLACKPINK menjadi salah satu girl grup K-Pop global dengan basis penggemar yang luar biasa.
Bahkan setelah lebih dari tiga tahun, pernyataan mengejutkan Kritikus musik Korea Selatan Kim Young Dae tentang BLACKPINK terus memicu diskusi di kalangan netizen.
Baru-baru ini, sebuah grup penggemar K-Pop kembali membagikan komentar Kim Young Dae, menekankan bahwa pernyataan tersebut tetap menggugah pikiran.
Pada bulan Juli 2021, Kritikus Kim Young Dae secara terbuka mengungkapkan pandangannya tentang kehadiran global grup YG yang mengesankan.
"Jika Anda tidak menyukai BLACKPINK, Anda bukan Manusia," tutur Kim Young Dae.
Untuk menjelaskan sudut pandangnya, Kim Young Dae menyatakan, "mereka memiliki gaya yang kuat dan citra yang mewah dan glamor."
"Ini adalah salah satu alasan mengapa gadis-gadis ini menjadi panutan yang dicintai oleh penggemar K-Pop di seluruh dunia."
“Mereka dapat dengan percaya diri menyingkirkan konotasi kasar atau negatif apa pun sambil mengekspresikan kepribadian mereka, namun mereka tetap memiliki aspek imut dan feminin mereka sendiri," jelasnya.
Dia melanjutkan, "yang terpenting, mereka adalah penyanyi dan penari berbakat. Karena mereka tidak kekurangan bakat di bidang apa pun, penonton dapat menemukan sesuatu yang mereka sukai dari BLACKPINK."
"Mereka murah hati, percaya diri, imut, dan menyenangkan. Mereka bernyanyi dan menari dengan baik, dan citra mereka sangat keren,” tambahnya.
Setelah komentar Kim Young Dae dipublikasikan, komunitas daring memberikan reaksi beragam.
Sebagian besar setuju dengan pandangan Kim Young Dae, mengakui bahwa meskipun sulit untuk tidak menyukai BLACKPINK, sulit juga untuk tidak menyukai mereka.
Namun, beberapa mengkritik perbandingan menyeluruh dengan "bukan Manusia" sebagai sesuatu yang berlebihan oleh Kritikus musik Korea Selatan tersebut.
Selain itu, beberapa pendapat menunjukkan bahwa kurangnya popularitas BLACKPINK mungkin berasal dari hubungan mereka dengan YG Entertainment.
Perusahaan tersebut telah menghadapi kritik karena tidak memberikan dukungan yang memadai kepada grup tersebut, yang menyebabkan kesenjangan yang semakin lebar antara para idola dan penggemar mereka.
Aktivitas solo para Member juga dikritik sebagai kegiatan yang kurang bersemangat, yang menyebabkan perselisihan dan keluhan massal yang ditujukan kepada YG.
Meski begitu, tidak dapat dipungkiri bahwa BLACKPINK berutang banyak kesuksesan globalnya kepada YG.
Fakta bahwa keempat membernya terus bersama YG dan bekerja sebagai BLACKPINK membuat para penggemar merayakan dan menantikan comeback grup tersebut pada tahun 2025.***
Editor : Irma Nurfajri

