Padat Memikat

PELATIH P Persib Bandung, Igor Tolic tak memungkiri musim 2026/2027 memiliki tantangan berbeda lantaran harus menjalani empat kompetisi sekaligus.

Padat Memikat
INILAH/ADAM HUSEIN

Oleh : Muhammad Ginanjar

Persib dihadapkan dengan sejumlah pertandingan dengan jeda terbatas. Mulai dari Super League yang merupakan kompetisi domestik, AFC Champions League (ACL) Two, ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup dan League Cup.

Pelatih asal Kroasia ini memastikan tidak mudah menjalani empat kompetisi tersebut. Apalagi hal itu membuat jadwal pertandingan Persib semakin padat.

Namun, ia menilai kepadatan pertandingan justru menjadi ujian sekaligus pengalaman berharga bagi Persib untuk membuktikan kualitas skuat yang dimiliki.

“Ini adalah ujian yang bagus karena belum pernah ada yang melakukannya sebelum ini. Tapi kami sudah membuat perencanaan,” ujar Igor, Kamis (8/10).

Pelatih berusia 49 tahun ini memahami akan banyak kendala yang dialami Persib.

Seperti risiko pemain yang tidak fit atau sakit hingga mengalami cedera.

“Tapi kami berusaha membuat kualitas tim seimbang di setiap posisi dan membagi beban kerja antar pemain di setiap laga dan kompetisi,” katanya.

Igor membeberkan bagian tersulit yang dihadapi adalah Persib Bandung selalu dituntut untuk meraih kemenangan dan tampil di level tertinggi pada setiap pertandingan.

“Kami akan memanfaatkan potensi dan kekuatan kami, lalu mengevaluasinya setelah 10 pertandingan ini,” bebernya Sejauh ini, lanjutnya, secara keseluruhan berjalan dengan baik. Bahkan ia mengklaim Persib mampu melewati pertandingan di bulan September dengan hasil yang cukup bagus.

“Dan kami siap menghadapi bulan Oktober.

Pemain Timnas juga sudah mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Sesi latihan berjalan lancar dan kami berharap bisa memetik kemenangan di laga-laga mendatang,” pungkasnya.

Sebelumnya penyerang Mariano Peralta tak menunjukan kekhawatirannya meski timnya dihadapkan jadwal padat dalam mengarungi musim 2026/2027.

Tercatat, di bulan Oktober 2026, Persib Bandung harus menjalani tujuh pertandingan sekaligus dengan tiga kompetisi yang berbeda.

Dimulai melawan Port FC pada laga perdana ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup.

Pertandingan akan digelar di Thammasat Stadium, Thailand, 8 Oktober.

Hanya berselang tiga hari, Persib kembali berlaga di kompetisi domestik dengan menjamu Dewa United di ajang Super League di Stadion si Jalak Harupat (SJH) pada 11 Oktober.

Jadwal padat berlanjut tiga hari kemudian. Persib akan menghadapi The Cong- Viettel pada pertandingan kedua grup E AFC Champions League (ACL) Two, 14 Oktober, sebelum kembali tampil di Super League menghadapi Persik Kediri pada 18 Oktober.

Setelah itu, Persib harus menjalani dua laga tandang secara beruntun. Maung Bandung akan bertamu ke markas Madura United pada 22 Oktober dan kemudian menghadapi Garudayaksa FC pada 26 Oktober.

Belum selesai sampai di sana, Persib kembali harus bertanding pada 28 Oktober 2026. Kali ini, Pangeran Biru akan menjamu wakil Australia, Melbourne Victory FC.

Bagi Peralta jadwal tersebut dirasa masih normal bagi Persib Bandung. Sebab ia mengetahui, situasi ini sudah terjadi sejak dua musim sebelumnya atau tepat saat Maung Bandung menjuarai Liga.

“Tidak, itu (jadwal padat) hal yang normal.

Persib sudah tiga tahun berturut-turut memainkan jumlah pertandingan sebanyak ini. Sekarang ditambah dengan Shopee Cup,” ujar Peralta.

Sejauh ini, lanjutnya, Persib masih berupaya keras mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.

Sehingga timnya bisa tampil maksimal di setiap pertandingan yang dijalani.

“Seperti yang kita semua tahu, jadi kami siap, terus berlatih, dan kami memiliki kedalaman skuat yang sangat luas untuk menghadapi semua kompetisi,” tegasnya. (bsf)


Editor : Inilahkoran