Pandemi Covid-19, Masjid Marlina Buchori Konsisten Sediakan Sabun Antiseptik untuk Jamaah
Sejak awal pandemi Covid-19 berlangsung, Masjid Marlina Buchori tetap menyediakan sabun cuci tangan untuk jamaah. Sejumlah botol kemasan sabun antiseptik cair itu ditempatkan di tempat wudu lelaki dan perempuan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Sejak awal pandemi Covid-19 berlangsung, Masjid Marlina Buchori tetap menyediakan sabun cuci tangan untuk jamaah. Sejumlah botol kemasan sabun antiseptik cair itu ditempatkan di tempat wudu lelaki dan perempuan.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Marlina Buchori Aris Sandhi mengatakan, ketersediaan salah satu pelindung diri itu sengaja ditempatkan untuk digunakan para jamaah. Dia mengaku, hal itu dilakukan untuk mengubah perilaku saat pandemi Covid-19.
"Jadi, sebelum wudu itu setiap jamaah diwajibkan cuci tangan. Dan untuk sabun cair itu kita pasti menyediakan untuk jamaah. Dalam sebulan kita menyediakan hampir 10 botol untuk kedua tempat wudu yang ada di sini," kata Aris, Jumat (9/10/2020).
Terlebih, masjid yang ada di lingkungan kantor itu pun digunakan masyarakat sekitar untuk beribadah. Tak hanya itu, sejumlah pekerja kantoran yang letaknya berdekatan itu pun kerap mengikuti salat Jumat di masjid yang berukuran lumayan luas tersebut.
"Di pintu masuk masjid juga kita menempelkan imbauan dan ajakan agar jamaah untuk selalu cuci tangan dengan sabun antiseptik yang disediakan sebelum berwudu," ujarnya.
Sementara itu, Uden Saepulloh (54) warga sekitar mengaku dengan adanya sabun cuci tangan itu memberikan kenyamanan bagi jamaah. Menurutnya, warga RT 2/2 Kelurahan Husein Sastranegara, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung kerap salat wajib berjamaan di masjid tersebut.
"Pada awalnya, memang kita sempat tak terbiasa cuci tangan sebelum wudu. Tapi, dengan melihat adanya sabun cuci tangan di tempat wudu, saya dan warga sekitar pun jadi terbiasa untuk selalu cuci tangan," ujarnya.
Tak hanya dilakukan orang dewasa, sabun cuci tangan cair yang disediakan DKM itu pun dimanfaatkan sejumlah anak kecil.
Seperti diketahui, pada saat pandemi ini pemerintah menganjurkan masyarakat melakukan gerakan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Kampanye sosial itu dianjurkan agar terhindar dari paparan virus corona. (Doni Ramdhani)
Editor : Doni Ramdhani


