Pandemi Virus Corona, Pemprov Jabar Tempuh Langkah-langkah Ini
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut Pemprov Jabar menyiapkan Rp74 Miliar untuk pencegahan dan penanganan Virus Corona.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut Pemprov Jabar menyiapkan Rp74 Miliar untuk pencegahan dan penanganan Virus Corona.
“Anggaran itu dibagi dua tahap. Pertama Rp 24 miliar, tahap kedua disiapkan 50 miliar kalau yang tahap pertama ga mencukupi. Mayoritas yang 24 miliar itu akan dibelikan alat kesehatan, bukan hanya alat pelindung diri,” kata dia di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (15/3/2020).
Ridwan Kamil mengungkapkan, total warga yang dipantau (tidak masuk rumah sakit) sebanyak 706 orang. Dari jumlah itu, yang sudah selesai isolasi pribadi sebanyak 256 orang.
Kemudian jumlah Pasien dalam Pengawasan sebanyak 182 orang. Sebanyak 54 negatif, 28 menunggu hasil tes kesehatan. Lalu, ada tujuh orang yanag sebelumnya dinyatakan positif sejak adanya wabah corona.
Mereka adalah dua warga depok, satu warga cianjur yang meniggal dunia dan ternyata bukan berhubungan dengan corona, dua orang di kabupaten Bekasi, satu orang di kota Bandung dan satu orang di kota cirebon yang saat ini dirawat di RSUD Gunung Djati.
Ia mengatakan sudah mulai melakukan test proaktif. Artinya tes tidak menunggu orang bergejala virus corona. Semua prosesnya dilakukan oleh laboratorium kesehatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Pemeriksaan kesehatan pun dilakukan terhadap tenaga kesehatan di rumah sakit dan puskesmas.
“Nanti ribu-ribu orang yang tidak bergejala akan dites, sepertiga dananya untuk itu. ketika ada eskalasi kami punya kemampuan untuk mengetes lebih banyak. Itu sedang kita belanjakan. kemudian, per hari ini semua rumah sakit yang kekurangan alat pelindung diri sudah diberi. Di tiap kabupaten kota ini ada dana darurat juga. jadi tidak sepenuhnya dari pemprov jabar,” terang dia.
Meski tak menyebut secara spesifik, Ridwan Kamil mengaku sudah membeli test kit dari sebuah negara di kawasan asia. Kualitasnya ia klaim sudah sudah teruji. Pembelian itu dilakukan sesaat setelah ia mengumumkan Jawa Barat siaga I virus corona pada bulan Februari lalu.
“Barangnya tidak ada di Indonesia. Pemprov sudah membeli duluan waktu kita awal februari siaga satu, kita sudah melakukan langkah langkah kesiapan, salah satunya membeli test kit itu,” pungkasnya. (Rianto Nurdiansyah)
Editor : Bsafaat

