Pastikan Hewan Qurban Sehat dan Layak, Kabupaten Bogor Terjunkan'250 Orang Surveillance PMK  

Untuk memastikan kelayakan hewan kurban Pemkab Bogor menerjunkan tim surveillance PMK di beberapa kecamatan

Pastikan Hewan Qurban Sehat dan Layak, Kabupaten Bogor Terjunkan'250 Orang Surveillance PMK   
Lakukan pengawasan hewan kurban terbebas dari PMK, tim Surveillance PMK diterjunkan Pemkab Bogor.


INILAHKORAN, Bogor- Untuk memastikam kelayakan dan kesehatan hewan qurban, terutama dari wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor dan IPB University 'menerjunkan' 250 orang tim surveiilance PMK.

Tim surveillance PMK akan disebar ke 40 kecamatan, terutama di kecamatan yang ada kasus penyebaran PMK. Tim akan ditugaskan mulai H-1 hingga H+3 atau mulai dari pengecekan hewan kurban hingga daging qurban.

"Hari ini, saya melepas 250 orang tim surveillence PMK ke 40 kecamatan. Namun untuk kecamatan yang ada kasus penyebaran wabah PMK, akan lebih banyak lagi penempatan personilnya," kata Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan kepada wartawan, Jumat, 8 Juli 2022.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Pemkot Bogor Sebar Tim Pemeriksa Hewan Kurban

Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan menerangkan bahwa 'penerjunan' 250 orang tim survailence PMK ini untuk menjamin kesehatan dan kelayakan hewan qurban.

"Kalau ada sapi, kerbau, domba ataupun kambing yang terpapar wabah PMK kategori sedang dan berat, secara tegas kami nyatakan tidak boleh menjadi hewan qurban," terang Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Kepala Diskanak Kabupaten Bogor Oetje Soebagdja menuturkan bahwa jumlah sapi dan kerbau yang terpapar wabah PMK sudah mencapai 3.800 ekor dan juga sudah banyak yang sudah sembuh.

Baca Juga: DKPP Jabar Imbau Masyarakat Lebih Selektif Membeli Hewan Kurban

"Hingga saat ini, kami juga sudah memvaksin PMK sekitar 6.000 ekor sapi dan kerbau," tutur Oetje Soebagdja. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran