Patepung Majalaya, Upaya Pemprov Jabar Promosikan Wastra Sarung Tenun Secara Massif
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar menggelar Pesona Tenun Unggulan alias Patepung Majalaya di Kantor Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Pertekstilan Bandung, Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Selasa 3 November 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar menggelar Pesona Tenun Unggulan alias Patepung Majalaya di Kantor Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Pertekstilan Bandung, Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Selasa 3 November 2024.
Kegiatan Patepung Majalaya ini merupakan upaya Pemprov bersama Dekranasda Jabar, dalam memassifkan promosi wastra sarung tenun Majalaya agar kian dikenal luas.
Dimana serangkaian kegiatan Patepung Majalaya dilakukan mulai dari fashion show produk sarung tenun Majalaya, pameran produk tenun unggulan Majalaya, booth IKM tenun, perbankan dan layanan Indag Jabar serta pengenalan pelayanan teknologi pertekstilan.
Pj Ketua Dekranasda Jabar Amanda Soemedi mengatakan, diharapkan melalui Patepung Majalaya itu kegiatan seperti promosi produk sarung tenun Majalaya lebih baik lagi.
Sehingga dapat berdampak pada peningkatan penghasilan bagi pengrajin, serta masyarakat sekitar.
"Setelah Covid-19 kan agak menurun penjualannya. Jadi kita bantu supaya UMKM-nya dapat meningkat produksinya dan memasarkannya sehungga dapat dikenal lebih luas lagi," ujar Amanda.
Apalagi Amanda mengakui, hasil jadi dari sarung tenun Majalaya cukup bervariatif. Sehingga meningkatkan daya jual kepada konsumen.
"Hasilnya bagus-bagus, kreativitasnya juga bagus. Dari sarung bisa dibikin blazer, baju, kebaya. Mungkin bisa dengan pelatihan lebih intensif lagi, mungkin kreativitasnya akan lebih berkembang lagi, sehingga produknya lebih banyak diminati oleh masyarakat," ucapnya.
Dekranasda Jabar kata dia, dipastikan akan membantu dalam mempromosikan sarung tenun Majalaya, tidak hanya lokal tapi juga nasional dan mancanegara.
"Di Dekra (Dekranasda) nanti dibantu lagi, diperkenalkan dengan flyer-flyer atau yang lainnya," imbuhnya.
Kepala Disperindag Jabar Noneng Komara Nengsih menambahkan, selain promosi sarung tenun Majalaya, momentum kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengenalkan Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Pertekstilan Bandung agar dapar dipergunakan oleh masyarakat luas.
Dimana terdapat banyak alat yang dapat menunjang kebutuhan, dalam memproduksi produk turunan tekstil.
"Semua orang di Jawa Barat boleh menggunakan pelayanan, kemudian promosi dari hasil yang dilayaninya," kata Noneng.
Dalam Patepung Majalaya ini, lanjut Noneng, diikuti 20 UMKM dan akan dilakukan secara bertahap dalam rangka mempromosikan produk sarung tenun.
"IKM kita di Majalaya kan cukup banyak, tetapi yang sudah berdaya bahkan yang ekspor pun sudah ada. Kita lebih ke mendorong IKM yang betul-betul bukan baru, karena memang rata-rata sudah lama tapi yang masih kecil seperti itu," paparnya.
Editor : Doni Ramdhani

