Pelatih Dewa United Bertekad Patahkan Tren Tak Terkalahkan Persib Bandung
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink bertekad patahkan tren tak terkalahkan Persib Bandung saat kedua tim bertemu di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Jumat, 17 Januari 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink bertekad patahkan tren tak terkalahkan Persib Bandung saat kedua tim bertemu di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Jumat, 17 Januari 2025.
Pelatih asal Belanda ini akui Dewa United harus dihadapkan jadwal berat di bulan Januari 2025 ini. Dimulai dengan melawan Arema FC pada 11 Januari 2025 lalu.
“Kami bermain melawan Arema yang ada di lima besar, kami bermain melawan Bandung yang ada di peringkat pertama dan setelah itu menghadapi PSM,” kata Jan via zoom, Kamis, 16 Januari 2025.
Jan mengaku sudah lega lantaran ujian pertama mampu dilaluinya dengan baik. Dewa United berhasil mengalahkan Arema FC dengan skor 2-0.
“Dan itu jadi gambaran berada di mana tim kami. Babak pertama berjalan dengan baik tapi babak kedua kami mulai sedikit kesulitan,” tuturnya.
Kali ini, lanjutnya, Persib Bandung akan menjadi lawan berikutnya. Tim berjulukan Maung Bandung ini saat ini berada di peringkat pertama dan belum terkalahkan dari 18 laga yang telah dilakoni di Liga 1.
“Jadi itu tujuan kami, memberi mereka kekalahan pertama. Tapi kami juga masih ada PSM yang harus dihadapi di akhir bulan. Jadi kami jika punya ambisi, maka harus dibuktikan di laga seperti ini,” tegasnya.
Jan tak sepakat laga nanti menjadi duel pelatih top di Liga 1. Sebaliknya ini akan menjadi pertarungan pemain berkualitas yang dimiliki kedua tim.
“Sebagai contoh Guardiola itu pelatih yang bagus tapi Manchester City sedang kesulitan saat ini. Itu artinya kombinasi antar pemain itu menjadi yang paling penting dalam sepakbola. Dari kualitas, mereka harus saling menguatkan satu sama lain, dan pada akhirnya mereka menerapkan taktik yang dibuat. Itu adalah tugas pelatih, tapi pemain tetap menjadi bagian paling penting,” tuturnya.
Terkait bermain di hadapan Bobotoh, Jan mengaku tak mempermasalahkannya. Sebaliknya hal itu akan membuat para pemainnya lebih bersemangat.
“Pemain terbiasa merasakan itu dalam karir sepakbola mereka dan mereka bisa mengatasi tekanan dari penonton. Menurut saya mereka menjadi lebih termotivasi ketika bermain di depan banyak orang, untuk menghibur juga. Jadi saya harap besok akan ada atmosfer yang bagus,” katanya.
Jan membenarkan Persib Bandung mendatangkan beberapa pemain baru di putaran kedua ini. Salah satunya Gervane Kastaneer yang merupakan pemain Timnas Curacao.
“Untuk sekarang saya fokus pada pemain dan formasi kami yang disiapkan. Tapi pemain baru ini memberi mereka opsi tambahan. Terkadang, seperti kami di pekan lalu, Septian (Bagaskara) masuk dan mencetak enam gol musim ini. Saya rasa kami juga mempunyai alternatif yang bagus sebagai pemain pengganti dan masuk dari bangku cadangan. Kami juga tidak membeli dan meminjam pemain di jendela transfer ini, dan Septian berkembang dengan sangat baik,” bebernya.
Sementara itu, gelandang Dewa United, Taisei Marukawa mengaku dalam semangat tinggi meski Persib Bandung memiliki pemain bagus dan berada di peringkat pertama.
“Di pekan ini, kami melakukan persiapan dengan baik dan tentunya saya punya kepercayaan diri untuk bisa mengalahkan mereka,” kata Taisei.
Bahkan ia merasa Dewa United sedikit diuntungkan. Pasalnya Persib Bandung kehilangan bek andalannya Nick Kuipers yang terkena kartu merah di laga sebelumnya.
“Dia bek yang bagus, tapi tidak bisa bermain. Jadi bagi kami itu bagus,” pungkasnya.***
Editor : JakaPermana

