Pemandian Air Panas Walini Tetap Jadi Destinasi Unggulan di Bandung Selatan

Pemandian Air Panas Walini di Bandung Selatan tetap jadi destinasi favorit liburan Natal dan Tahun Baru 2026, dengan kolam alami dan beragam wahana seru.

Pemandian Air Panas Walini Tetap Jadi Destinasi Unggulan di Bandung Selatan
Pemandian Air Panas Walini di kawasan Bandung Selatan masih jadi primadona wisata keluarga. (Foto: Rd Dani R Nugraha/InilahKoran)

INILAHKORAN.ID – Agro Wisata Pemandian Air Panas Walini di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, masih menjadi destinasi favorit bagi wisatawan selama liburan Natal 2025, Tahun Baru 2026, dan liburan sekolah.

Selama periode 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, jumlah pengunjung mencapai 7.520 orang, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap objek wisata ini.

Primadona Wisata Keluarga

Humas Agro Wisata Walini, Utep Risa menyebutkan, tingginya animo pengunjung menegaskan, Walini tetap menjadi primadona wisata keluarga di Bandung Selatan dan sekitarnya.

“Rata-rata pengunjung selama libur Natal dan Tahun Baru bisa mencapai 500–1.500 orang per hari, terutama pada akhir pekan dan tanggal merah. Ini menjadi indikator positif bagi pengelolaan wisata daerah,” ujar Utep di Rancabali, Sabtu (3/1/2026).

Lokasi Strategis, Harga Tiket Terjangkau

Daya tarik utama Walini, menurut Utep, terletak pada kelengkapan wahana, lokasi strategis, dan harga tiket yang terjangkau. Kombinasi ini membuat Walini tetap diminati meskipun persaingan destinasi wisata semakin ketat.

Beragam wahana seru tersedia, mulai dari taman bermain anak, flying fox, hingga aktivitas offroad menggunakan ATV dan Komodo yang mengelilingi kebun teh. Wahana ini memberikan pengalaman unik bagi pengunjung untuk menikmati keindahan alam Rancabali dari berbagai sudut.

Kolam Air Panas Alami

Favorit pengunjung tetap kolam air panas alami yang dialirkan langsung dari Gunung Patuha. Air panas dengan suhu 37–43 derajat Celcius ini mengandung mineral alami yang bermanfaat bagi kesehatan, sekaligus memberikan efek relaksasi dan meredakan pegal-pegal.

Utep berharap capaian kunjungan selama libur Nataru dapat meningkatkan pendapatan Walini sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar kawasan wisata. ***


Editor : Gin gin T Ginulur