Pembelajaran Ekstra Mahasiswa di Himade STBA Yapari
HIMADE adalah adalah satu organisasi resmi di bawah naungan Kampus STBA Yapari ABA Bandung. Ada banyak kegiatan menarik yang mereka lakukan di Himpunan ini. Apa saja?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
HIMADE adalah adalah satu organisasi resmi di bawah naungan Kampus STBA Yapari ABA Bandung. Ada banyak kegiatan menarik yang mereka lakukan di Himpunan ini. Apa saja?
Tugas utama seorang mahasiswa, tentu saja menyelesaikan perkuliahan sesuai dengan targetnya. Namun di luar perkuliahan/akademik, sebetulnya banyak ilmu dan pengalaman yang bisa mereka dapatkan selama mengenyam pendidikan di kampusnya.
Salah satu aktivitas yang banyak dipilih oleh mahasiswa adalah organisasi nonakademik. Sebut saja Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Himpunan Mahasiswa, dan lainnya.
Hal seperti inilah yang juga banyak dilakukan oleh sejumlah mahasiswa Jurusan Bahasa Jepang Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Yapari ABA Bandung. Sebagian dari mereka memilih untuk berorganisasi di Himpunan Mahasiswa Bahasa Jepang (Himade).
"Jadi organisasi ini (Himade) fokus di bidang akademik dan nonakademik," ujar Ketua Himade STBA Yapari ABA Bandung, Afra Lulu Adna, kepada INILAH, Minggu (16/2/2020).
Dia mengatakan, tujuan dari UKM ini adalah, untuk membentuk mahasiswa yang lebih religius, kreatif, inovatif, dan produktif dalam upaya pengembangan potensi diri terhadap perubahan yang terjadi di lingkungan kampus dan keluarga besar Himade.
Dia menjelaskan, Himade STBA Yapari ABA Bandung memiliki sejumlah aktivitas yang menarik bagi para anggotanya. Ada kegiatan akademik dan nonakademik. Kegiatan akademik misalnya, himpunan ini memiliki kegiatan yang bernama Benkyoukai.
Benkyoukai merupakan kegiatan belajar bahasa Jepang dengan berbagai cara agar menarik perhatian bagi mahasiswa jurusan bahasa Jepang.
Contohnya di sini mahasiswa bermain kartu tradisional Jepang yaitu Karuta, dalam Benkyoukai, Karuta ini di dalam kartunya bertuliskan huruf kanji bukan puisi seperti kartu yang aslinya, walau begitu ini adalah cara yang ampuh untuk menghafal huruf kanji dan cara bacanya.
"Di sini kita bisa merasakan cara bermain Karuta yang sebenarnya. dan tentu saja kegiatan akademik ini bertujuan untuk para mahasiswa bahasa Jepang lebih bersemangat dalam belajar bahasa Jepang," tutur Afra.
Sementara untuk kegiatan nonakademik lanjut dia, Himpunan ini memiliki kegiatan seni, budaya dan olahraga. Seperti, Souran Bushi, Yasakoi, Sakura Odori, Wakai Bakemono, dan Yamato Damashii
Sebagai contoh dia menyebutkan, Souran Bushi yaitu, mahasiswa belajar tari nelayan khas Jepang dan pencak silat. Sementara wakai bakemono ini adalah, klub futsal khusus anggota Himade. Wakai Bakemono sebutan untuk laki laki dan Kawaii Bakemono untuk perempuan.
Dia menilai, ketertarikan mahasiswa terhadap Himade sudah cukup baik. Mereka terlihat cukup antusias terhadap seluruh kegiatan yang diselenggarakan. "Sangat inisiatif dalam mengikuti kegiatan kegiatan yang ada di Himade baik dalam yang sehari hari maupun kegiatan acara yang besar," imbuhnya.
Dia berharap, Himade ke depannya jauh lebih maju dengan menambahkan kegiatan yang lebih banyak, unik dan kreatif. Tentu saja dengan kerja sama yang baik agar kegiatan apapun dapat terwujud sesuai dengan apa yang diharapkan. (okky adiana)
Editor : suroprapanca

