Pemerintah Prediksi Pemudik Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah, Jumlahnya Capai Puluhan Juta Orang

Pemerintah telah memprediksi jumlah pemudik pada idul fitri 2022. Sebanyak 14 juta orang diperkirakan berasal dari Jabodetabek.

Pemerintah Prediksi Pemudik Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah, Jumlahnya Capai Puluhan Juta Orang
Presiden Jokowi mengatakan sebanyak 14 juta orang diperkirakan berasal dari Jabodetabek.

INILAH KORAN, Bandung – Pemerintah memprediksi jumlah pemudik pada idul fitri 2022 mencapai 85 juta orang.

Sebanyak 14 juta orang diperkirakan merupakan pemudik idul fitri 2022 dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Sedangkan 47 persen dari jumlah pemudik idul fitri 2022 diperkirakan menggunakan kendaraan pribadi.

Baca Juga: Komedian Berinisial M Pembeli Konten Dea OnlyFans Bakal Diperiksa Besok

"Tentunya Pemerintah akan bekerja keras untuk memberikan pelayanan yang maksimal agar pemudik bisa melaksanakan perjalanan dengan aman dan nyaman," kata Jokowi dikutip dari Antara, Rabu, 6 April 2022.

Selain itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan penetapan cuti bersama lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.

Jokowi menetapkan cuti bersama lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah selama empat hari, yaitu pada 29 April 2022 dan pada 4-6 Mei 2022.

Baca Juga: Lirik Lagu​ Cinta Terakhirku – Bagas Ran

"Pemerintah telah menetapkan libur nasional Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah pada tanggal 2-3 Mei 2022,” ucap Jokowi.

“Dan juga menetapkan cuti bersama Idul Fitri yaitu pada 29 April, 4,5 dan 6 Mei 2022," imbuhnya saat keterangan pers daring dari Istana Kepresidenan Bogor.

Dia mengungkapkan, keputusan terkait cuti bersama lebaran tersebut akan diatur lebih rinci melalui keputusan bersama menteri-menteri terkait.

Baca Juga: Rumah Produksi Kosmetik Ilegal di Sukajadi Bandung Senilai Rp 1 Miliar

Presiden mengatakan masyarakat dapat menggunakan cuti bersama lebaran tersebut untuk bersilaturahmi dengan orang tua, keluarga, dan handai taulan di kampung halaman.

Namun, Jokowi mengingatkan pandemi Covid-19 belum sepenuhnya selesai. Sehingga, masyarakat diminta berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

 Presiden Jokowi mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap risiko penularan Covid-19.

Baca Juga: Asyik! Pemerintah Cairkan Lagi Bansos Subsidi Gaji BSU BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2022

"Bersegaralah melengkapi dengan vaksin booster, harus tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin, dan harus selalu bermasker pada saat di tempat umum atau dalam kerumunan," tandasnya.


Editor : inilahkoran