Pemkot Bandung Tetap Terapkan Kebijakan PTM, Ternyata Ini Alasannya
Pemkot Bandung tetap menerapkan kebijakan PTM Terbatas di tengah Pandemi Covid 19. Ternyata, alasannya begini...
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap melanjutkan kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan pengawasan ketat, dan memprioritaskan kesehatan anak.
Padahal sebelumnya, forum aksi guru Indonesia (FAGI) Jawa Barat telah menyatakan perihal keberatannya apabila PTM digelar dengan kapasitas 50 persen, mengingat Kota Bandung sudah masuk PPKM level 3.
"Kota Bandung tetap melaksanakan PTM dengan proposional," kata Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bandung Asep Gufron di Balai Kota Bandung, Rabu 2 Februari 2022.
Baca Juga: Bentrok Oknum Suporter Persib dan Persija di Jalan Soleh Iskandar Bogor, 26 Pelaku Diamankan Polisi
Asep Gufron menyebut, bahwa pemerintah harus menampung dan mengakomodir keinginan setiap orang tua siswa. Dari hasil survei, 88 persen orang tua siswa menginginkan anaknya melakukan PTM.
"Jadi kita adakan survei di sekolah yang berbeda. Dari orang tua, 88 persen menginginkan PTM dengan proporsional. Sementara sisanya menginginkan pembelajaran jarak jauh (PJJ)," ucapnya.
Baca Juga: Akselerasi Program dan Janji Politik, KASN Sarankan Yana Mulyana Segera Evalusi Kinerja
PTM yang tengah berjalan di masa PPKM level 3 saat ini pun, ditegaskan Asep dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Sebab, Pemkot Bandung terus melaksanakan evaluasi terkait PTM tersebut.
"Kita terus evaluasi hal ini, dan sebetulnya ada mekanisme jika ada yang terpapar Covid-19. Kalau di bawah 5 persen, kan diberhentikannya itu ruang belajarnya. Kalau di atas 5 persen, kembali ke PJJ," ujar dia. *** (Yogo Triastopo)
Editor : inilahkoran


