Pemprov Jabar Bakal Terbitkan Edaran Larangan Penebangan Pohon
Pemerintahan Provinsi Jawa Barat bakal menerbitkan edaran larangan penebangan pohon.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintahan Provinsi Jawa Barat bakal menerbitkan edaran larangan penebangan pohon.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menuturkan, dirinya telah meminta Dinas Kehutanan untuk menyiapkan administratif seiring habisnya Peraturan Gubernur (Pergub) mengenai perlindungan kawasan hutan.
Namun, lantaran Kementerian Dalam Negeri melarang penerbitan Pergub pada saat ini maka baru akan dikeluarkan pada Januari 2026.
Sembari menunggu itu, Dedi Mulyadi mengaku akan mengeluarkan edaran larangan penebangan pohon yang mengatur larangan melakukan penebangan pohon yang berpotensi menimbulkan bencana.
"Terus kemudian juga larangan penebangan pohon yang diameternya di atas dua meter. Kalau itu pokok enggak boleh di mana pun ya. Mau di rumah mau di mana pun yang diameternya dua meter tuh enggak boleh," ujar Dedi di Gedung Sate, Selasa 2 Desember 2025.
Selain itu, dia juga mengaku telah memiliki peta data mana saja kawasan yang harus segera dipulihkan. Khususnya kawasan hutan yang dialihfungsi okeh masyarakat untuk pertanian.
"Nah, tentunya masyarakat memerlukan biaya untuk hidup. Nah, itu rencananya, nanti yang alih-alih fungsi itu di lereng yang menimbulkan potensi bencana akan kita geser menjadi areal hutan. Dan masyarakatnya diberikan upah untuk menanam dan merawat dalam setiap hari atau dalam setiap bulan. Tadi sudah kita hitung," ucapnya.
Ke depan kata dia, masyarakat tetap memiliki hak atas tanah mereka. Sisi lain juga mereka memiliki pohon untuk mencegah bencana.
"Dalam kepentingan jangka pendeknya, mereka terpenuhi kebutuhan hidupnya," ucapnya.
Ini terpaksa dilakukan kata dia, karena kondisi sudah sangat memprihatinkan. Contohnya kata Dedi, di Bogor dan Sukabumi akibat bukaan hutan.
"Dan saya sampaikan ini kita harus hati-hati, karena potensi itu bukan hanya di Sumatera. Potensi itu juga ada di kita. Ini bukan nakut-nakutin gitu maksud saya. Ini bukan nakut-nakutin, kita juga harus waspada. Dan ingat loh, tanah di kita ini subur. Karena tanah di kita ini subur, itu mudah rontok. Ini yang harus kita antisipasi oleh kita semua," ungkapnya.
Editor : Doni Ramdhani


