Pendistribusian Air Bersih di Pamekasan Gratis
Wakil Kepala Markas PMI Pamekasan, Yulianto Priyanto mengatakan pihaknya melakukan pendistribusian air bersih secara gratis atas permintaan masyarakat yang terdampak kekeringan di Pamekasan, Jawa Timur.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Pamekasan - Wakil Kepala Markas PMI Pamekasan, Yulianto Priyanto mengatakan pihaknya melakukan pendistribusian air bersih secara gratis atas permintaan masyarakat yang terdampak kekeringan di Pamekasan, Jawa Timur.
"Sebenarnya kita mendistribusikan air bersih gratis berdasar data dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), selebihnya berdasar permintaan masyarakat yang terdampak kekeringan," kata Yulianto, Sabtu (14/9/2019).
Hanya saja, kata dia, pihaknya fokus pada lima kecamatan berbeda dari total 11 kecamatan untuk proses pendistribusian air bersih karena dinyatakan terdampak kekeringan akibat kemarau panjang tahun 2019.
"Untuk tahun ini, sementara kita fokuskan di lima kecamatan berbeda yang terdampak kekeringan. Sebagian besar di wilayah selatan (Pamekasan), yakni Kecamatan Galis, Larangan, Pademawu, Palengaan dan Tlanakan," ujarnya.
Menurut dia, program pendistribusian air bersih gratis ini sudah dilakukan sejak awal September 2019 dan digelar sampai akhir bulan ini.
"Proses pendistribusian sudah kita lakukan sejak 2 September lalu. Rencananya, akan kita lakukan hingga 30 September 2019 mendatang," ujarnya.
Untuk diketahui, saat ini terdapat tambahan titik permintaan air bersih dari total 325 dusun yang tersebar di 80 desa di 11 kecamatan berbeda di Pamekasan. Termasuk juga total kepala keluarga yang sebelumnya tercatat sebanyak 71.032 kepala keluarga, otomatis bertambah dan semakin meluas.
Hanya saja, dari total 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, tercatat cuma dua kecamatan berbeda yang dipastikan aman dari dampak kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Masing-masing Kecamatan Pakong dan Kecamatan Pamekasan (Kota).[beritajatim]
Editor : Bsafaat

