Penjarahan di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Jumlah Kerugian Masih Diinventarisir

Kerugian akibat unjuk rasa yang berujung pengrusakan dan penjarahan yang terjadi di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon pada Sabtu pekan kemarin, nilainya masih belum muncul. Pemkab Cirebon mengaku, sampai saat ini pihaknya masih menginventarisir semua kerugian yang diderita.

Penjarahan di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Jumlah Kerugian Masih Diinventarisir

INILAHKORAN, Cirebon - Kerugian akibat unjuk rasa yang berujung pengrusakan dan penjarahan yang terjadi di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon pada Sabtu pekan kemarin, nilainya masih belum muncul. Pemkab Cirebon mengaku, sampai saat ini pihaknya masih menginventarisir semua kerugian yang diderita.

Demikian dikatakan Sekda Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala, Senin 1 September 2025. Hendra menjelaskan, bukan hanya gedung dewan yang terkena imbas, namun aset Diskominfo dan Dinas LH juga ikut terdampak. Untuk itu pihaknya masih menunggu laporan dari dinas terkait serta pihak dewan sendiri, terkait berapa estimasi kerugian yang ditimbulkan.

"Pada prinsipnya kami sedang menginventarisir berapa barang yang hilang, berapa barang yang rusak serta gedung mana yang rusak. Nanti inspektorat yang akan menghitungnya," ungkap Hendra.

Terkait dari pos anggaran mana yang akan diambil, Sekda belum bisa memastikan, termasuk apakah bisa diambil dari anggaran BTT yang ada di BPBD. Dirinya belum yakin, apakah anggaran BTT bisa memenuhi pembiayaan akibat kerusakan. Namun dia meminta pihak dewan, untuk melihat apakah ada sisa anggaran yang bisa digeser.

"Kita lihat dulu, apakah ada anggaran dewan yang bisa digeser. Tapi kami masih menunggu nilai pasti berapa jumlah kerugian. Kalau dari BTT, apakah mencukupi karena saya belum tau jumlahnya berapa. Ini kan bukan hanya gedung dewan saja tapi ada beberapa aset dinas yang rusak. Jadi tunggu saja nanti ya," aku Hendra.

Sementara itu, Kadis Kominfo Kabupaten Cirebon Bambang Sudaryanto mengaku, ada aset Diskominfo yang rusak parah. Aset tersebut adalah Megatron yang dipasang di taman PKK. Saat ini kondisinya hancur dan tidak mungkin untuk bisa diperbaiki.

"Tim sedang turun lagi kelapangan mengecek barangkali ada aset Diskominfo lainnya yang rusak. Kalau kerugian tunggu saja hasil temuan inspektorat," ucapnya.

Hal senada dikatakan Kadis LH, Dede Sudiono. Pihak LH sedang mengecek berapa kerusakan diantaranya lampu lampu taman serta pot yang berada disepanjang jalan Pemkab Cirebon. Termasuk, lokasi taman pataraksa karena bangunan kaca untuk galeri hancur total. Termasuk, rumput sintetis ikut digondol para penjarah.

"Belum ada perhitungan secara pasti. Namun jumlah lampu taman dan pot pot bunga yang rusak cukup banyak," ujar Dede.

Sampai berita ini diturunkan, pihak DPRD juga, masih menghitung secara intensif kerugian yang ditumbulkan.  Pihak Setwan masih belum bisa berkomentar termasuk bagaimana caranya mengembalikan semua data data yang sudah hilang. (maman suharman)


Editor : Ahmad Sayuti