Kerugian Akibat Penjarahan dan Pengrusakan Gedung DPRD Kabupaten Cirebon diangka Rp7,9 Miliar
Kerugian akibat penjarahan dan pengrusakan Gedung DPRD Kabupaten beberapa waktu lalu, nilainya Rp7,9 miliar lebih. Hal tersebut disampaikan Kabag Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Cirebon, Wawan Siswandar, Selasa 9 September 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - kerugian akibat penjarahan dan pengrusakan Gedung DPRD Kabupaten beberapa waktu lalu, nilainya Rp7,9 miliar lebih. Hal tersebut disampaikan Kabag Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Cirebon, Wawan Siswandar, Selasa 9 September 2025.
Wawan mengaku, hasil itu berdasarkan surat dari Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP). Dari jumlah tersebut kerugian dibagi menjadi empat item. Pertama, kerugian untuk peralatan dan mesin yang jumlahnya mencapai Rp. 5.136.840.902,38 atau Rp. 5,1 miliar lebih.
Lalu kerugian lainnya adalah kerusakan bagian gedung yang nilainya mencapai Rp. 2.250.280.332,76 atau sekitar Rp. 2,2 miliar lebih. Selanjutnya, kerusakan jalan, irigasi dan jaringan yang nilainya mencapai Rp 228.059.300,00. Sedangkan kerugian aset tetap dan lainnnya, mencapai diangka Rp. 286.456.750,00.
"Ini fix nilai kerugian yang muncul dari APIP ya. Untuk langkah selanjutnya, kita serahkan sepenuhnya kepada Pemkab Cirebon kan Wamendagri minta secepatnya menghitung kerugian dan Pemkab menyerahkan profosal bantuan ke Kementerian PU. Silahkan tanya langsung ke Pemkab Cirebon," ucap Wawan.
Sementara itu, Asda II Setda Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan tidak menampik, bahwa pihaknya yang akan mengirimkan profosal permintaan bantuan ke Kementerian PU maupun Kemendagri, terkait kerusakan gedung dewan. Namun sampai saat ini, masih terhalang dengan beberapa berkas atau dokumen untuk menjadi sebuah ajuan profosal.
"Kalau laporan ke Kemendagri sudah dilakukan dengan nilai yang di taksir sekian lah. Tapi kalau untuk permohonan bantuan, masih belum. Ya itu tadi kami masih menunggu kelengkapan dokumen untuk bisa menjadi sebuah profosal permohonan bantuan," aku Nanan.
Sampai saat ini pihaknya mengaku masih menunggu kelengkapan dokumen yang dibutuhkan. Setelah lengkap, baru pihaknya bisa mengirimkan permohonan bantuan untuk perbaikan gedung dewan.
Sedangkan Sekwan DPRD Kabupaten Cirebon, Asep Pamungkas tidak menampik kalau memang ada beberapa kelengkapan dokumen yang belum di selesaikan. Namun hari ini dipastikan dokumen tersebut selesai dan akan di kirim ke Asda II.
"Baru saja saya paraf mas dan semua kelengkapan sudah selesai. Hari ini kita akan kirim ke Asda II supaya secepatnya dikirim ke pusat," tukasnya.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu gedung DPRD Kabupaten Cirebon rusak parah akibat dirusak dan dijarah masa, imbas aksi unjuk rasa beberapa pekan lalu. Hampir semua fasilitas gedung rusak parah termasuk hilangnya ratusan komputer, cpu serta server. Termasuk, fasilatas vital lainnya.
Saat ini pembersihan masih terus dilakukan dan kinerja dewan ikut terdampak meskipun ada beberapa ruangan yang bisa dipakai rapat. Sedangkan kesekretariatan berkerja seadanya, karena sebagian besar data diperangkat lunak hilang karena tidak di backup. (maman suharman)
Editor : Ahmad Sayuti

